Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

IS Intensifkan Serangan ke Militer Nigeria

Kantor Media Islamic State provinsi Afrika Barat kembali menghadirkan rilisan video penyerangan tentara Khilafah terhadap pasukan militer Nigeria.
Dari operasi penyerangan ini, mujahidin IS berhasil menghancurkan barak-barak militer musuh dan mendapatkan rampasan perang yang banyak. (Azzammedia/infoduniamiliter)

Link: http://bit.ly/1eY6kU6

Yahudi Rusak Ratusan Pohon Zaitun di Palestina

Minggu 12 Juli 2015, belasan pemuda Zionis Israel kembali membakar puluhan batang pohon zaitun siap panen milik warga Palestina di wilayah peternak lebah di dekat kota Betlehem, selatan Tepi Barat.

Seperti dilansir koresponden Anatolia dari salah seorang saksi mengatakan, “Belasan pemuda Yahudi dari pemukiman Beit Ayin merusak dan membakar pohon zaitun dikawasan peternak lebah pada Minggu pagi.”
Saksi tersebut menambahkan, “Hampir 85% ladang zaitun produktif rusak akibat ulah sejumlah penduduk Zionis tersebut,” uangkapnya dengan nada marah.

Menurutnya ini adalah aksi kedua yang dilakukan para pemuda Yahudi setelah pada pekan lalu mencabut sekitar ratusan bibit pohon zaitun yang telah ditanam oleh petani Palestina.

Perlu diketahui bahwa perusakaan fasilitas umum dan ladang milik warga Palestina kerap dilakukan warga Yahudi disejumlah pedesaan yang berada dekat pemukiman Zionis Israel yang dibangun di wilayah Tepi Barat dan Al Quds. (Rassd/Ram/eramuslim/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1K4VeaS

Bencong Bakal Boleh Jadi Tentara Amerika Serikat

Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter mengatakan larangan saat ini bagi orang transgender / bencong untuk menjadi tentara Amerika sudah ketinggalan zaman.
Kata Carter, seperti dilaporkan kantor berita AP, warga Amerika manapun seharusnya boleh jika ingin mengabdi bagi negara.
Carter sedang membentuk kelompok kerja untuk melakukan kajian selama enam bulan mengenai dampak pencabutan larangan itu. Kata Carter, kelompok itu akan memulai kerja mereka dengan argumen apakah orang transgender bisa secara terbuka menjadi tentara.
Kelompok kerja itu juga akan membahas berbagai isu terkait lain seperti layanan kesehatan, pemukiman, standar fisik, seragam serta biaya-biaya lain terkait berbagai perubahan nantinya.
Tahun 2011, Amerika mencabut larangan bagi orang gay untuk secara terbuka mengabdi kepada negara sebagai tentara. (Voa/infoduniamiliter)
Link: http://bit.ly/1M2Poce

IS Pukul Mundur Pasukan Hizbullat

Tentara Islamic State kembali memukul mundur dan mematahkan serangan koalisi pasukan rezim Nushairiyyah dan milisi Rofidhoh Lebanon Hizbullat atas kota az Zabadani di pinggiran barat laut Damaskus, pada Sabtu (24 Romadhon).
“Sebanyak 17 Nushairiy dan Hizbullat tewas disergap oleh serangan ikhwah Mujahidin yang tengah bersiaga penuh membentengi kaum muslimin di az Zallah-as Sanaabil, di selatan kota Zabadani,” sumber lapangan Azzam Media melaporkan.
Kemenangan serupa juga diraih oleh Mujahidin di benteng az Zahraa, menghalau serangan rezim dan menewaskan puluhan murtaddin. Sementara itu, satu unit pesawat pengintai tanpa awak Nushairiy tertembak jatuh dihantam rentetan tembakan senjata berat Islamic State.

Pemberontak Houthi dan Rezim Yaman Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata

Pemberontak Houthi Yaman dan Presiden Abd Rabu Mansour Hari yang diakui PBB saling menuduh yang lain melanggar gencatan senjata kemanusiaan yang disponsori PBB.
Koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan pihaknya tidak terikat gencatan senjata yang mulai berlaku hari Jumat (10/7). Media Houthi melaporkan serangan udara pihak koalisi menghantam sebuah rumah sakit militer di ibukota, Sana'a, sebuah pusat konferensi di dekat kota itu dan tempat tinggal para pemimpin Houthi di Saada dan Amran.
Pejabat kesehatan yang ditunjuk oleh Houthi berbicara kepada para wartawan di Sana'a bahwa situasi kemanusiaan di sana sangat menyedihkan. Ia mengatakan kelompok bantuan internasional yakin 15 juta rakyat Yaman menderita kelaparan dan jutaan anak menghadapi bahaya tertular penyakit campak dan diare.
Seorang pejabat pendukung Houthi lain mengatakan dalam konferensi pers bahwa kerusakan meluas di Saada, kubu Houthi. Ia mengatakan 30 hingga 40 orang, sebagian besar remaja, tewas di sebuah pasar di Amran. VOA belum bisa secara independen mengkonfirmasi klaim tersebut.
Stasiun TV al Arabiya milih Arab Saudi, melaporkan Houthi melakukan serangan artileri ke daerah-daerah penduduk sipil di bagian selatan kota pelabuhan Aden.
Juru bicara militer Arab Saudi Jenderal Ahmed Assiri mengatakan Houthi perlu memberitahu PBB bahwa mereka secara resmi menyetujui gencatan senjata dan persyaratannya, agar gencatan senjata menjadi efektif.
Ia mengatakan, jelas-jelas Houthi melanggar gencatan senjata dan pemerintah Yaman (di pengasingan) telah memberitahu PBB bahwa Houthi perlu menunjukkan tanda-tanda iktikad baik yang menunjukkan mereka mematuhi gencatan senjata.
Dalam perkembangan terkait, media Arab melaporkan Khaled Bahah, wakil presiden pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan berbasis di Saudi, melakukan pertemuan membahas konflik yang sedang berlangsung di negaranya dengan para pejabat tinggi Mesir hari Minggu (7/12) di Kairo. (zb/ds/voa/infoduniamiliter)
Link:  http://bit.ly/1O6izu0

Dua Bom Guncang Maiduguri dan N’Djamena di Afrika Barat

Dua buah serangan bom Mujahidin Islamic State yang menguasai wilayah yang luas di Nigeria mengguncang dua benteng pasukan koalisi dukungan AS dalam memerangi kaum muslimin Afrika Barat, pada Sabtu (24 Romadhon).
Sumber Azzam Media menuturkan, serangan bom martir pertama dilakukan oleh Abdullah Abu Bakar, menargetkan markas kepolisian Chad di pusat ibukota N’Djamena. Disusul dengan serangan bom syahid kedua menargetkan markas kepolisian Nigeria di ibukota negara bagian Borno, Maiduguri.
Kedua serangan tersebut berhasil menelan kerugian besar di jajaran musuh, dimana puluhan tewas dan luka-luka,  [fudhail/Azzammedia/infoduniamiliter]
Link:  http://bit.ly/1O4JFBK

Bos Narkoba Meksiko Kabur dari Penjara Maksimum

Bos narkoba Meksiko Joaquin 'El Chapo' Guzman dilaporkan telah melarikan diri dari sebuah penjara dengan keamanan super ketat di negara tersebut. Keterangan mengenai kaburnya Guzman disampaikan langsung oleh Komisi Keamanan Nasional Meksiko.

Dalam sebuah pernyataan, Komisi Keamanan Nasional Meksiko mengatakan, Guzman terakhir kali terlihat semalam. Dirinya terakhir kali terlihat di sekitar wilayah kamar mandi yang ada di penjara tersebut.

"Guzman pergi ke kamar mandi sekitar jam 9 malam, dan tidak terlihat untuk sementara waktu. Setelah beberapa waktu, pihak berwenang memeriksa selnya dan menemukan bahwa sel itu dalam kondisi kosong," bunyi pernyataan komisi tersebut, seperti dilansir ABC pada Minggu (12/7/2015).

Sebagai respon atas kaburya Guzman, otoritas keamanan di Meksiko langsung meluncurkan pencarian besar-besar. Semua jalan dari dan menuju penjara ditutup selama pencarian. Bahkan, Bandara Toluca yang berada di dekat penjata dihentikan operasionalnya untuk sementara waktu, demi mencegah kaburnya Guzman.

Ini adalah kali kedua Guzman melarikan diri dari penjara serupa. Dirinya berhasil kabur untuk pertama kali pada tahun 2001 lalu, sebelum akhirnya kembali ditangkap dan dijeblokaskan kedalam penjara pada tahun 2014 kemarin.

Guzman adalah pemimpin kartel Sinaloa, salah satu kartel narkoba terbesar di Negeri Amerika Latin tersebut. Kartel ini bertanggung jawab atas perederan sebagian besar narkoba di wilayah pesisir Amerika Serikat.
(esn/sindo/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1L0LrFO
⬆
Top