Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

IS Patahkan Setiap Serangan Syiah ke Ramadi

Kota Ramadi seakan menjadi benteng kokoh bagi Ahlus Sunnah (sunni) di Iraq dalam menghalau setiap agresi militer rezim syiah Shofawiyyin. Hingga kini, terhitung sudah puluhan serangan dari bala tentara Rofidhoh atas ibukota Provinsi al Anbar tersebut dipukul mundur.
Koresponden Azzam Media di wilayah al Anbar menuturkan, Mujahidin menghalau dua gelombang serangan pasukan Shofawiyyin selama dua hari terakhir berturut-turut di pinggiran timur Ramadi.
Gelombang pertama berlangsung pada Kamis (10 Dzulhijjah), dimana tentara Shofawiyyin menggempur distrik Tallah Masyihad, namun menemui perlawanan sengit dari Mujahidin. Sejumlah unit kendaraan tempur lapis baja hancur, diantaranya tuga buah Hummer.
Disusul dengan gelombang serangan kedua di distrik al Madiiq, yang juga menjumpai nasib pahit yang sama. Allahu Akbar! [kholid/azzammedia/infoduniamiliter]
Link: http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/is-patahkan-setiap-serangan-syiah-ke.html

Rusia Kembangkan Robot Kecoa Mata-mata

Setelah keberhasilan Zionis Israel dan Amerika Serikat mengembangkan drone mini untuk memata-matai reaktor nuklir pada bulan Agustus lalu, kini giliran para peneliti Rusia mengembangkan robot kecoa mata-mata.

Adalah para peneliti Rusia asal Universitas Immanuel Kant Baltic Federal yang berhasil mengembangkan robot kecoa mata-mata 4 inci dengan berat 10 gram, lengkap dengan kamera sensor terkini yang canggih.

Memiliki kecepatan jalan 12 inci per detik, robot yang telah di uji coba dan berhasil melewati halangan dan rintangan rencananya akan diserahkan prototype pertamanya kepada militer Rusia pada pekan depan.

Robot ini sendiri dapat berfungsi selama 20 menit dalam satuan tugasnya.
(Skynewsarabia/Ram/eramuslim/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/rusia-klaim-kembangkan-robot-kecoa-mata.html

Frustasi, Tentara Syiah Irak Pilih Mengungsi ke Eropa

Surat kabar The Times Inggris mengungkapkan bahwa migrasi ke negara-negara di Eropa kini menjadi fenoma baru di kalangan prajurit Irak yang telah lelah bertempur melawan Negara Islam (IS).

“Saya telah terluka sebanyak dua kali dalam pertempuran melawan tentara Negara Islam. Saya lelah dan memutuskan untuk pergi ke Eropa setelah sembuh dari luka tersebut,” ujar Qasim kepada The Times London beberapa waktu lalu.

Qasim melanjutkan, “Pemerintah Baghdad sudah tidak peduli dengan kondisi yang dialami oleh tentaranya di medan pertempuran, saya bisa saja menjadi korban tewas jika terus berjuang dibarisan pemerintah.”

“Saya sedang dalam perjalanan ke Swedia, dimana 18 orang kawan saya dari militer Irak telah berjanji bahwa kami akan bertemu di negara tersebut,” ungkap Ali.

Lain lagi dengan Ali, seorang polisi Irak berpangkat Mayor yang kini berada di Jerman mengatakan kepada The Times bahwa banyak tentara Irak yang sudah lelah berperang dengan Negara Islam.

Ali menuding para pemimpin militer Irak telah meninggalkan pasukan keamanan di garis depan tanpa bantuan dan pasokan senjata serta makanan, sementara banyak para pemimpin terus bersantai di belakang dengan mengkorupsi harta negara.

Qasim dan Ali adalah sebagian kecil dari potret prajurit Irak yang rela membela rezim syiah akan tetapi pemerintah mereka tidak peduli dengan nasib serta kondisi ekonomi yang diderita pasukannya.

Perlu diketahui bahwa dalam peraturan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menyatakan bahwa mereka yang menjadi pasukan militer tidak berhak mendapatkan status pengungsi. (Rassd/Ram/eramuslim/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/frustasi-tentara-syiah-irak-pilih.html

Ledakan Bom di Irak Tewaskan Puluhan Militan Syiah

Ledakan bom beruntun mengguncang distrik Baladruz, menewaskan puluhan militan syiah Rofidhoh dan aparat kepolisian rezim syiah irak / Shofawiyyin, beberapa diantaranya dari unit penjinak bom.
Ledakan pertama terjadi di sekitar distrik Baladruz menggunakan unit bom mobil yang diparkir oleh unit Intelijen Islamic State, menewaskan dua personel gegana, dan melukai sejumlah lainnya.
Disusul dengan ledakan bom kedua oleh unit bom martir Islamic State, Abu Jihad al Maghribiy, yang mengendarai satu unit bom mobil menrontokkan sekumpulan aparat kepolisian rezim Shofawiy dan milisi Hasyad Sya’biy Rofidhi di gerang pintu masuk Baladruz.  [luqman/azzammedia/infoduniamiliter]

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/ledakan-bom-di-irak-tewaskan-puluhan.html

Sungguh Malang, Pengungsi Suriah Disambut Lemparan Batu di Finlandia

Sambutan penduduk Finlandia menyambut datangnya para pencari suaka asal Timteng dan Afrika berubah menjadi aksi teror pelemaran batu dan petasan pada hari Jum’at (25/09) kemarin, setelah sebuah bus yang membawa para pengungsi dilempari batu oleh sejumlah warga.

Seperti dilansir media lokal Finlandia dalam pemberitaannya melaporkan bahwa bus yang membawa 40 an pencari suaka asal Timteng dan Afrika dilempari batu dan petasan pada saat menuju kamp pusat pengungsi di Lahti yang terletak di selatan Finlandia.

Sementara itu di sisi lain kepolisian Finladia menyatakan adanya sebuah serangan bom Molotov ke pusat penerimaan pengungsi di wilayah Kouvola di hari yang sama. Satu orang dikabarkan terluka akibat serangan tersebut, tanpa adanya keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Perdana Menteri Finlandia Juha Sipilä pada awal bulan ini mengumumkan bahwa negaranya siap menerima 2.400 para pencari suaka asal Timteng dan Afrika, dalam rangka mendukung program Uni Eropa menerima pengungsi korban perang.

Dalam pernyataannya, PM Juha Sipilä menekankan bahwa negaranya siap menerima arus pencari suaka asal Timteng dan Afrika, akan tetapi menolak sistem kuota wajib yang akan diberlakukan Uni Eropa untuk membagi 120 ribu pengungsi. 

Sementara Islamic State yang menguasai sebagian besar Suriah dan Irak mengajak pengungsi untuk masuk ke wilayahnya dan tidak pergi ke eropa. IS mengingatkan bahwa di eropa mereka akan mengalami keterhinaan dan kesulitan dalam menjalankan syariat islam. Khususnya masalah hijab.
(Rassd/Ram/eramuslim/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/sungguh-malang-pengungsi-suriah.html

IS Konfirmasi Bom Kuil Syiah di Yaman

Ledakan bom besar menewaskan lebih dari 20 militan Syiah Houtsi di ibukota Yaman, Shon’aa, pada Kamis (10 Dzulhijjah) siang ini. Koresponden Azzam Media di negeri Yaman al Hikmah melaporkan, ledakan tersebut merupakan serangan tentara IS sebagai balasan atas kejahatan Syiah atas muslimin.
Laporan tersebut juga memberikan detail serangan yang menargetkan kuil Syiah “Al Baliliy” di distrik Babul Yaman, dilakukan oleh unit pasukan khusus penyusup Islamic State. [ammar/azzammedia/infoduniamiliter]

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/is-konfirmasi-bom-kuil-syiah-di-yaman.html

Info 52 WNI Korban Tragedi Mina 100% Hoax!

Di tengah duka akibat musibah yang melanda jemaah haji di Mina, beredar pesan berantai yang menyebutkan 52 korban tewas dalam peristiwa itu berasal dari Indonesia.

Sontak, pesan yang beredar sejak Kamis (24/9/2015) sore itu menghadirkan kecemasan sejumlah keluarga jemaah haji yang anggota keluarganya masih berada di Arab Saudi.

Sekretaris Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementrian Agama, Hasan Faozi, memastikan bahwa informasi mengenai 52 WNI tewas di Mina itu merupakan berita tidak benar dan tidak valid alias hoax.

Kepastian informasi tersebut didapatkan dari Kepala Daerah Kerja Makkah Kemenag, Arsyad Hidayat.

“Pemberitaan itu tidak benar. Saat ini masih dicari identitas (WNI) dan masih dalam proses, yang ditemukan hanya gelangnya saja,” ujar Faozi dalam konferensi pers di Kantor Kementrian Agama, Jakarta, Kamis (24/9/2015) malam.

Kemenag memastikan bahwa informasi itu menyesatkan. Selain itu, Kemenag juga meminta agar informasi tersebut tidak disebarluaskan.

Untuk informasi lebih lanjut, Kemenag menganjurkan masyarakat untuk menghubungi saluran telepon khusus atau hotline yang tersambung ke Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di Arab Saudi. Informasi bisa didapat dengan menghubungi nomor telepon berikut: +966 543 603 154. (Kompas/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/09/info-52-wni-korban-tragedi-mina-100-hoax.html
⬆
Top