Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Penusukan di Inggris, "Ini Untuk Suriah!"

Seorang pria ditangkap Scotland Yard di Stasiun Leytonstone, London, setelah melakukan penusukan terhadap 3 orang penumpang kereta bawah tanah. Pria tersebut berteriak “This is for Syria” sambil kemudian menusukan pisau sepanjang 7,5 cm ke 3 orang yang ada di sekitarnya. 

Belum jelas siapa dibalik penusukan tersebut. Warga inggris sendiri  sebagian menolak tindakan keji Inggris yang mengebom Suriah dengan dalih memerangi IS, namun jumlahnya sangat minoritas. IS sudah menantang siapapun yang hendak memeranginya untuk berperang di lembah Dabiq, dan tidak mengebom dari udara yang hanya menewaskan wanita dan anak-anak. (Syamtoday/infoduniamiliter)
Video: klik disini
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/penusukan-di-inggris-ini-untuk-suriah.html

Menlu AS Sarankan Rezim dan Pemberontak Suriah Bersatu Hadapi IS

Menteri luar negeri Amerika John Kerry mengatakan, ada kemungkinan pemerintah Suriah dan pasukan pemberontak bisa bekerja sama melawan IS, malahan sebelum kesepakatan tercapai tentang kapan dan bagaimana Presiden Bashar al-Asad akan mengalihkan kekuasaan di negaranya yang dilanda perang.
Kerry yang berada di Atena Jumat (4/12), mengatakan, semua pihak dalam perang saudara Suriah hanya akan bekerja sama dalam memerangi kelompok IS kalau mereka yakin bahwa sebuah solusi yang bisa diterima kedua belah pihak tentang masa depan pemimpin Suriah itu “mulai kelihatan.”
Kalau kondisi itu tidak tercapai, kata Kerry, maka sangat sulit untuk menciptakan kerjasama seperti itu.
Pejabat Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan, komentar Kerry itu bukan merupakan pergeseran dalam kebijakan Amerika.
“Tak ada yang berubah tentang pandangan kami bahwa Asad tidak bisa ikut ambil bagian dalam masa depan Suriah,” demikian kata pejabat Departemen Luar Negeri kepada VOA.
“Menteri hanya mengungkapkan pandangan bahwa kita belum tahu bagaimana proses transisi di Suriah akan berkembang,” kata pejabat itu, “dan sejauh mana kehadiran Asad dalam jangka pendeknya bisa dikombinasikan dengan pandangan pihak oposisi dan juga kami, bahwa dalam jangka panjangnya Asad tidak bisa berkuasa terus.”
Penyusun kebijakan Amerika tahu bahwa mereka tidak bisa mengharapkan faksi-faksi oposisi Suriah “untuk terus berkomitmen pada baik proses politik maupun sikap anti IS kalau mereka tidak diberi jaminan bahwa Asad suatu hari harus pergi, demikian kata pejabat tadi.
Kerry berbicara dalam konferensi pers di ibukota Yunani di mana dia mengumumkan bahwa Amerika menyumbangkan tambahan 24 juta dolar untuk membantu pengungsi yang menghadapi musim dingin di Eropa. Bantuan ini akan diberikan kepada badan pengungsi PBB, untuk makanan, air dan tempat berlindung.
Yunani dibanjiri oleh ratusan ribu pengungsi Suriah dan dari negara lain yang mencapai pantai Yunani tahun ini.[jm/voa/infoduniamiliter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/menlu-as-sarankan-rezim-dan-pemberontak.html

AS Bom Masjid di Qayyarah

Aamaq Media, sayap media Islamic State, merilis video mesjid di kota Qayyarah yang hancur dibombardir pesawat koalisi Salibis AS. (Syamtoday/infoduniamiliter)
Video:  https://archive.org/details/mt4pq

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/as-bom-masjid-di-qayyarah.html

IS Menangkan Pertempuran Lawan Oposisi di Pedesaan Utara


Islamic State wilayah Halab (Aleppo) terlibat petempuran sengit dengan militan oposisi yang dibantu oleh pesawat udara rezim Assad di pedesaan utara. Pada pertempuran kali ini mujahidin Khilafah IS berhasil memenangkan pertempuran. Banyak ghanimah (rampasan perang) yang didapatkan oleh mereka. (Syamtoday/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/is-menangkan-pertempuran-lawan-tentara.html












Rusia Bombardir Milisi Hizbullat Pendukung Assad


Puluhan pasukan yang loyal kepada Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan sekutunya dari milisi Syi'ah bersenjata Libanon, Hizbullat tewas pada hari Kamis (3/12/2015) kemarin, sebagai akibat dari serangan pesawat tempur Rusia yang secara tak sengaja menargetkan konvoi pada Jalan Raya Internasional Homs - Damaskus.

ElDorar AlShamia melaporkan, mengutip dari sumber lapangan yang mengatakan bahwa jet tempur Rusia membom konvoi pasukan Assad dan milisi Syi'ah Hizbullat secara keliru di Jalan Raya Internasional Homs - Damascus, di mana mereka dalam perjalanan ke timur Homs, yang menewaskan dan melukai puluhan dari mereka.

Mayat-mayat dan anggota pasukan yang terluka kemudian diangkut ke rumah sakit Deir Atiyah, di Rif-Demashq.

Ini bukan kali pertama Rusia secara tak sengaja membombardir pasukan Suriah dan juga milisi Syi'ah Hizbullat Libanon sehingga menimbulkan korban jiwa di kalangna sekutu mereka yang saat ini tengah memerangi mujahidin di Suriah.

Pada pertengahan Oktober, jet tempur Rusia secara tidak sengaja menghantam sejumlah posisi pasukan rezim Assad yang melakukan serangan besar terhadap mujahidin di utara dari Homs.

Harian Alaraby Aljadeed yang berbasis di London mengutip aktivis media oposisi melaporkan bahwa lokasi-lokasi yang dibom tanpa sengaja oleh Rusia termasuk "pos pemeriksaan Aatoun, pangkalan Mulouk, Akademi Militer di Al-Waer, sebuah pertemuan [milisi Syi'ah] dekat persimpangan Al-Kamm dan daerah sekitar markas Divisi 26 ke selatan Teir Maalah, serta kolom rezim dekat gudang gandum [kota].

Para aktivis media mengatakan bahwa serangan itu menyebabkan korban jiwa di sisi rezim, tetapi menambahkan bahwa jumlah yang tepat masih belum diketahui "karena semua daerah itu berada di [zona] militer di bawah kontrol [rezim]."

Dua pekan kemudian, sebuah serangan udara Rusia telah secara keliru menewaskan sejumlah anggota milisi Syi'ah Hizbullat di Suriah, menurut sebuah harian Kuwait yang memiliki akses dekat ke kampanye udara Moskow di negara yang dilanda perang tersebut.

Koran Al-Rai pada 30 Oktober mengutip sebuah sumber militer dengan "pengetahuan yang baik dari medan pertempuran Suriah" yang mengatakan bahwa angkatan udara Rusia tanpa sengaja menewaskan tujuh petempur Syi'ah Hizbullat.

"Para anggota Hizbullat yang ditempatkan pada posisi tempur di Suriah dikejutkan dengan penerbangan rendah pesawat Rusia di atas posisi mereka," kata sumber itu kepada koresponden internasional utama surat kabar tersebut, Elia J. Magnier.

"Ini diikuti oleh pemboman terkonsentrasi yang menyebabkan sedikitnya tujuh orang tewas," sumber itu menambahkan, tanpa merinci di mana insiden terjadi.

Ternyata senjata secanggih apapun bahkan tekhnolongi dengan kealuratan tinggi mengenai sasaran ternyata tidak mampu menundukan para mujahidin. Allah telah membutakan mata pasukan/pilot salibis dengan membom target sekutunya sendiri.

Allah maha kuat, maha perkasa. Siapa yang berhadapan dengan-Nya pasti akan menemui kegagalan (Kalah Total) melalui perlawanan para hambanya yaitu Mujahidin yang ikhlas bertempur demi membela agama Allah. (Vi/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/rusia-bombardir-milisi-hizbullat.html

Pendukung IS Rayakan Serangan di California, AS

Sejumlah simpatisan dan pendukung Daulah Islam/Islamic State (IS) di media sosial (medsos) juga menggunakan tagar #America_Burning untuk menunjukkan dukungan dan memuji serangan di California pada Rabu (2/12/2015) siang waktu setempat yang menewaskan sedikitnya 14 orang.
Pendukung IS ramai-ramai menggunakan Twitter untuk mengungkapkan kegembiraan atas pertumpahan darah itu. Ia mengirim tweet dengan kata-kata: “America Burning” atau Amerika sedang terbakar, dan menggunakan hashtag #America_Burning.
Hashtag itu dikooptasi pendukung IS untuk menjadi bahan sukacita. Pesan-pesan berisi terjemahan bahasa Arab dari hashtag itu, disertai foto-foto adegan serangan. Pendukung IS juga menggunakan #America_Burning untuk menunjukkan dukungan dan memuji serangan tersebut. “Tiga Singa membuat kami bangga,” tulis simpatisan IS di Twitter.
“Jalan-jalan California penuh dengan tentara dan senjata berat. Amerika Serikat terbakar #America_Burning #Takbir,’ kata simpatisan IS di Tweet.
“Allah adalah besar dan dia segala yang dipuji untuk itu,” pendukung IS lainnya memposting.
“Ini adalah neraka dengan kehendak Allah”. Sehubungan dengan penembakan, pendukung IS lain memposting di Twitter, “Allah maha Besar. Allah menyebarkan ketakutan di rumah Tentara Salib”. [SS/atj/KN/infoduniamiloter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/pendukung-is-rayakan-serangan-di.html

Tentara IS Asal Rusia Penggal Mata-mata Rusia


Islamic State (IS) kembali merilis video propaganda terbaru yang menunjukkan proses eksekusi mati dengan cara pemenggalan terhadap seorang mata-mata Salibis Rusia.

Video yang dirilis oleh Islamic State (IS) berduarsi 07:42 menit ini menunjukkan rekaman video eksekusi tawanan pada Kamis (3/12/2015). Kali ini, yang melakukan pemenggalan terhadap mata-mata Salibis Rusia adalah salah satu tentara IS yang diduga berasal dari Rusia pula.

Dugaannya pria itu bekerja untuk Dinas Keamanan Federal Rusia. Dalam penjelasan yang ditampilkan oleh IS dalam video yang menggunakan bahasa Rusia itu disebutkan bahwa mata-mata itu bernama Khasiev Magomid. Ia dipenggal di ibukota Raqqa, Suriah.

Magomid mengatakan bahwa ia memasuki wilayah Islamic State (IS) pada bulan Agustus 2014. Video ini dirilis pada tanggal 2 Desember 2015 dan berjudul, “Kamu Akan Kecewa dan Dipermalukan Wahai Rusia”.

Sebelum di eksekusi, dalam video tersebut Magomid mengatakan bahwa ia berusia 23-tahun dan dari kota Chechnya Grozny, di salah satu zona yang paling diperdebatkan Rusia.

Dalam video itu, di belakangnya Magomid berdiri seorang tentara Islamic State (IS) yang memegang pisau yang juga diduga berasal dari Rusia. Berbeda dengan video eksekusi Islamic State (IS) sebelumnya, kali ini algojo IS tidak bertopeng, dan terlihat jelas wajahnya yang seperti orang Eropa.

tentara Islamic State (IS) itu berbicara dengan bahasa Rusia sebelum memenggal mata-mata Salibis Rusia tersebut, dan juga mengancam akan membunuh Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Anda tidak akan menemukan kedamaian di rumah Anda. Kami akan membunuh anak-anakmu. Untuk setiap anak  tewas di sini. Dan kami akan menghancurkan rumah Anda untuk setiap rumah hancur di sini,” ucapnya yang disampaikan dan diarahkan kepada Putin.

“Dengar, Putin anjing, rezim (Syi’ah Bashar Assad) membom kami sebelum Anda datang dan kemudian Amerika dan sekutunya yang pengecut. Kafir Rusia, kita sudah menunggu untuk Anda,” lanjutnya.

Ini adalah video eksekusi pertama yang dirilis Islamic State (IS) sejak berita hoax kematian warga Inggris yang bergabung dengan IS, yakni “Jihadi John” alias Mohammed Emwazi yang diklaim meninggal dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) pada bulan November 2015 kemarin. Belum ada komentar dari pemerintah Rusia terkait video ini. (Manjanik/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/tentara-is-asal-rusia-penggal-mata-mata.html
⬆
Top