Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Sebelum Waktu Shalat Jumat, Rusia Bom Masjid di Suriah

Pesawat tempur Rusia membom sebuah mesjid di kota Latakia sebelum warga melaksanakan shalat jumat. Sungguh biadab Rusia dan Koalisi AS yang sampai hari ini terus membantai umat islam di Suriah. 

Sayangnya masih banyak umat islam tertipu kedok Rusia dan AS yang seolah-olah mereka tidak memerangi Islam, mereka dusta! AS dan Rusia jelas memerangi islam, kecuali islam yang sesuai dengan kehendak mereka.(Syamtoday/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/sebelum-waktu-shalat-jumat-rusia-bom.html





IS Kembali Rebut Kota Mahin dan Huwarin plus Persenjataan Melimpah

Mujahidin Islamic State atau Khilafah akhirnya berhasil merebut kembali kota Mahin dan Huwarin  pada kamis lalu. Video dokumentasi  setelah kedua kota tersebut dikuasai  dirilis oleh Mujahidin IS / Khilafah Islamiyyah wilayah Damaskus. Link Video
Banyak ghanimah (rampasan peran didapatkan mujahidin IS / Khilafah Islamiyyah wilayah Damaskus pasca pembebasan Mahin ini. (Syamtoday/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/is-kembali-rebut-kota-mahin-dan-huwarin.html





Menlu AS Puas Dengan Pertemuan Pemberontak Suriah di Riyadh

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan pertemuan kelompok-kelompok pemberontak Suriah di Arab Saudi tampaknya akan “sangat konstruktif,” tetapi terlalu dini untuk menjadwalkan babak baru pembicaraan perdamaian.
Kerry mengemukakan pernyataan itu hari Kamis (10/12) di sela-sela konferensi iklim PBB di Paris.
“Kami merencanakan suatu pertemuan di New York,” kata Kerry kepada wartawan. “Ini belum pasti, tetapi pertemuan di Arab Saudi tampaknya sangat konstruktif sekarang ini, dan kita perlu menunggu hasil konferensi tersebut.” Akan tetapi Kerry menilai semua orang bergerak dalam arah yang mereka kehendaki agar dapat segera mencoba mengupayakan proses politik dan menerapkannya dengan bantuan PBB.
Kelompok-kelompok oposisi Suriah yang bertemu di Riyadh sedang berupaya membentuk satu kubu yang bersatu sebelum pembicaraan perdamaian yang direncanakan berlangsung dengan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Pertemuan yang akan berlangsung hingga Jumat itu diikuti wakil-wakil dari Koalisi Nasional Suriah yang didukung Barat dan bahkan beberapa kelompok pemberontak berlabel Islamis tapi pro demokrasi.
Suatu rencana perdamaian yang disepakati bulan lalu oleh 20 negara yang bertemu di Wina menetapkan tenggat 1 Januari bagi dimulainya pembicaraan antara kelompok-kelompok pemberontak dan pemerintah Assad. [gp/voa/infoduniamiliter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/menlu-as-puas-dengan-pertemuan.html

Ini Hasil Pertemuan Pemberontak Suriah di Riyadh

Draft akhir hasil kesepakatan antara pihak FSA, rezim Syiah Assad, Saudi, Amerika Serikat, dan Rusia dalam Konferensi Riyadh akhirnya keluar. Beberapa poin yang disepakati adalah: 
1. Pembentukan negara sipil sekuler di Suriah, 
2. Pengusiran seluruh pejuang asing dari Suriah (termasuk untuk Daulah Khilafah Islamiyyah dan Jabhah Nusrah), 
3. Rezim Syiah Assad harus menanggalkan kekuasaannya sebelum masa transisi yaitu pembentukan dewan presidensial dan perdana menteri, 
4. Penetapan bahwa yang menandatangani perjanjian tersebut tidak akan dibom oleh Rusia dan Amerika. Sedangkan yang enggan menandatangani berarti masuk daftar target pengeboman. Konfrensi ini adalah usaha AS dan sekutunya Saudi untuk "membajak" revolusi Suriah. Islamic State sebagai penguasa wilayah terbesar Suriah tidak mengakui hasil kesepakatan ini dan tetap akan mengatur negaranya dengan Syariat Islam dan menolak Demokrasi. (Syamtoday/infoduniamiliter)
Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/ini-hasil-pertemuan-pemberontak-suriah.html




AS dan Rusia Terkejut, Senjata Mereka Jatuh ke Tangan IS

Belum lama ini, Islamic State (IS) merilis sejumlah foto yang membuat koalisi salibis internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) dan Rusia terkejut, di mana para mujahidin IS memamerkan tank dan berbagai senjata canggih yang merupakan hasil ghanimah (rampasan perang) dari militer Syi’ah Iraq.
Tank yang dipamerkan mujahidin IS itu adalah tank lapis baja buatan Barat. Selain tank, mereka memamerkan peluncur roket genggam hingga senapan serbu otomatis. Foto-foto yang dirilisDaily Mail pada Kamis (10/12/2015) itu diambil ketika senjata-senjata canggih itu digunakan IS dalam pertempuran di dekat bandara militer Deir Ezzor di Suriah.
Meski memamerkan peralatan tempur canggih itu, Daily Mail melansir jika IS jarang menggunakannya setelah pesawat jet tempur dari Rusia, Amerika, Inggris dan Perancis secara bertubi-tubi menyerang basis-basis Islamic State (IS) di Suriah.
Foto-foto itu muncul tak lama setelah Amnesty International melansir laporan bahwa senjata-senjata yang digunakan IS berasal dari Inggris, Perancis, Rusia dan AS. Organisasi HAM itu pada awal pekan ini melaporkan, senapan serbu dan senjata kecil yang digunakan IS saat ini kemungkinan berasal dari Inggris yang dikirim ke Iraq saat invasi tahun 2003. Setelah invasi berakhir, senjata-senjata Inggris itu diduga jatuh ke tangan mereka.
”Puluhan senjata mengalir bebas ke Iraq dan ketika IS mengambil alih wilayah ini, mereka seperti anak-anak di toko permen,” kata seorang direktur program senjata Amnesty International, Oliver Sprague.
”Risiko harus diperhitungkan jauh lebih hati-hati, dan kita tidak harus menunggu skenario kasus terburuk yang terjadi sebelum bertindak untuk mencegah penjualan senjata yang bisa menyulut kekejaman,” lanjut Sprague. [SS/manjanik/infoduniamiliter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/as-dan-rusia-terkejut-senjata-mereka.html

Markas Militer Burundi Diserang, 8 Tewas


Sebanyak delapan orang terbunuh dalam serangan terkoordinasi pada dua barak tentara di Bujumbura, ibu kota Burundi, menurut para saksi mata dan sumber militer.

Pertempuran dimulai sekitar pukul 04.00 (13.00 WIB) saat para pelaku bersenjata berat menyerang sebuah markas di Ngagara, bagian utara kota dan sebuah institusi pelatihan militer di bagian selatan, kata seorang perwira militer tanpa menyebutkan nama.

"Setelah bentrokan terjadi selama lebih dari dua jam, militer berhasil memukul mundur serangan di bagian selatan, sementara sebenarnya seluruh penyerang terbunuh di markas Ngagara. Sejumlah orang tewas di antara penyerang, begitu pula dengan pihak kami," ujar perwira itu.

Serangan yang dilakukan di markas militer Ngagara dan di Institut Tinggi Pelatihan Militer ISCAM di Musaga dikonfirmasi oleh sejumlah saksi mata yang dihubungi lewat telepon. Semuanya menyebutkan penembakan, termasuk suara-suara senjata artileri yang dilakukan selama beberapa jam.

Pertempuran tersebut merupakan yang terburuk sejak kegagalan kudeta pada Mei, yang dipicu oleh permintaan Presiden Pierre Nkurunziza yang menginginkan jabatan untuk yang ketiga kali dan yang dia menangi pada pemilihan umum Juli.

"Saya bersembunyi di koridor rumah saya dengan istri dan anak saya," ujar Eric, seorang penduduk Musaga.

Seorang juru bicara pemerintah mengonfirmasi serangan tersebut dalam akun Twitternya. Dia menyebut penyerang tersebut sebagai "Sindumuja" yang berarti "Saya bukanlah budak", sebuah nama yang biasanya digunakan untuk menyebut para pemberontak. (Republika/infoduniamiliter)

Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/markas-militer-burundi-diserang-8-tewas.html

Al-Baghdadi Masuk Man Of The Year Majalah Time

Majalah ternama asal Amerika Serikat (AS), TIME baru saja merilis daftar nama-nama orang paling berpengaruh di dunia pada tahun 2015 atau Person of the Year. Dan Khalifah Ibrahim bin Awwad atau Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi  yang yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW ini dinobatkan sebagai orang berpengaruh nomor dua (2) di dunia.
Sementara itu, Kanselir Jerman, Angela Merkel menurut majalah TIME ditempatkan pada posisi pertama berkat sepak terjangnya di kancah politik dan kebijakan yang dianggap membela pengungsi perang.
Pemimpin Daulah Islam/Islamic State (IS) itu ditempatkan menjadi Person of the Year nomor 2 versi majalah TIME karena telah berhasil memperluas pengaruhnya hingga mencapai beberapa belahan dunia, dan tidak hanya di Iraq dan Suriah. Berkat ideologinya, IS juga mampu merekrut banyak umat Islam dan mujahidin.
Selain itu, banyak lagi pengaruh hebat yang sukses dilancarkan oleh Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi. Contohnya, IS berhasil melancarkan serangan mematikan di sejumlah kota dan negara.
Terakhir yakni aksi penembakan dan serangan bom di Paris, Perancis beberapa pekan lalu, dan juga serangan pasangan suami istri di San Bernardino, California, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (2/12/2015) siang waktu setempat. Tidak sampai di situ, IS juga berhasil menguasai daerah Suriah Timur dan Iraq bagian barat lengkap dengan ladang minyak bumi negara tersebut.
Oleh karena itu, majalah TIME menilai Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi pantas dimasukkan dalam daftar tokoh paling berpengaruh di dunia pada tahun 2015 ini, meskipun deklarasi Daulah Khilafah Islamiyyah baru setahun belakangan ini. [SS/jwp/manjanik/infoduniamiliter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/al-baghdadi-masuk-man-of-year-majalah.html
⬆
Top