Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Tempur dengan IS, 80 Tentara Irak Tewas di Selatan Fallujah

FALLUJAH – Pertempuran sengit antara Pasukan Daulah Islam/Islamic State (IS) melawan militer Syi'ah Rofidhoh Iraq dan militan Syi'ah Hasyad Syabiy kembali berlangsung pada Jum'at (3/6/2016) di sekitaran kota Fallujah.

Pasukan Syi'ah Iraq bersama milisi Syi'ah Hasyad Syabiy meneruskan kembali serangan mereka terhadap kota Fallujah dan mengerahkan sejumlah besar kendaraan tempur jenis Hummer, bulldozer dan tank, dengan misi utama menguasai kawasan-kawasan startegis di sekitar jembatan Tufahah, selatan kota, bersamaan dengan bombardir udara intensif pesawat tempur Angkatan Udara Iraq dan Amerika Serikat (AS) yang menargetkan sejumlah daerah di dalam kota dan sekitarnya.

Namun menurut laporan kantor berita A'maaq, serangan militer dan militan Syi'ah itu tak berdaya menghadapi operasi bom syahid IS yang menghantam sekelompok besar konsentrasi pasukan infantri dan kavaleri militer Syi'ah Iraq yang kemudian menghancurkan sejumlah unit kendaraan, di samping puluhan militer dan militan Syi'ah yang tewas dan luka-luka yang cukup banyak personil diantara mereka.

Berdasarkan penuturan korespondon A'maaq, pertempuran di selatan Fallujah tersebut menewaskan lebih dari 80 personil militer Syi'ah Iraq dan anggota gerakan paramiliter Syi'ah Hasyad Syabiy. (Manjanik/kabarduniamiliter)

IS Serang Barak Militer Irak di Karmardi

Islamic State melakukan serangan ovensif pada barak militer pemerintahan syiah Irak. Penyerangan ini terjadi di desa Karmardi, Makhmur. Terlihat barak tersebut terbakar dan berhasil dikuasai oleh militer IS. (Dijlah/kabarduniamiliter)

Sodomi 30 Anak-anak Suriah, Pria Turki Ini Cuma Dipenjara

Ankara, - Sebuah pengadilan di Turki menjatuhkan vonis penjara 108 tahun kepada seorang pria, yang dinyatakan melakukan kejahatan seksual terhadap puluhan anak laki-laki pengungsi Suriah.

Putusan itu dijatuhkan dalam persidangan yang digelar Jumat, 3 Juni waktu setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/6/2016).

Terdakwa berinisial E.E. tersebut merupakan seorang petugas kebersihan di kamp pengungsi Nizip di Gaziantep, Turki. Dia didakwa telah melakukan kejahatan seks terhadap total 30 bocah laki-laki Suriah di toilet-toilet kamp tersebut mulai September 2015 hingga awal tahun ini. Para korbannya berumur 8 tahun hingga 12 tahun.

Di persidangan, pria Turki berumur 29 tahun itu telah mengaku bahwa dirinya memperdaya korban-korbannya untuk masuk ke toilet, yang tidak dipasangi kamera CCTV. Di sanalah terdakwa berhubungan sodomi terlaknat dengan para korban setelah membayar 1,5-5 lira untuk masing-masing anak. Menurutnya, banyak pegawai dan manajer di kamp pengungsi itu juga terlibat dalam kejahatan seks anak-anak pengungsi.

Kejahatan tersebut terungkap setelah seorang anak laki-laki berinisial H.I menceritakan kepada ayahnya mengenai terdakwa. Sejauh ini keluarga delapan anak telah melaporkan kasus ini ke kepolisian. Keluarga para korban lainnya tidak mengambil langkah serupa karena khawatir akan dideportasi.

Kejahatan seks ini tak pernah terdeteksi oleh Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki, yang mengelola kamp pengungsi tersebut. (Detik/kabarduniamiliter)

IS Pamerkan Bangkai-bangkai Tank Irak di Fallujah

Islamic State merilis foto-foto bangkai tank milik pemerintahan syiah Irak yang terbakar di Fallujah. Tank-tank tersebut adalah pemberian AS dengan harapan akan mengalahkan IS, namun justru kebanyakan korban malah di pihak syiah. Diperkirakan hanya 600 tentara IS di Fallujah, sementara di pihak syiah terdapat puluhan ribu tentara. (Fallujah/kabarduniamiliter)

51 Orang Disambar Petir Saat Festival Musik di Jerman

Berlin, - Setidaknya 51 orang terluka akibat disambar petir di Jerman barat. Insiden ini terjadi saat berlangsung festival musik "Rock am Ring" pada Jumat, 3 Juni malam waktu setempat.

Kepolisian Jerman menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (4/6/2016), serangan-serangan kilat lainnya diperkirakan akan kembali terjadi.

Pihak penyelenggara festival belum berkomentar mengenai ada tidaknya rencana untuk menghentikan festival tersebut. Festival tahunan ini telah berlangsung selama 31 tahun dan digelar di bandara di Mendig, sebuah kota kecil yang berlokasi sekitar 150 kilometer dari Frankfurt, dekat trek balap motor Nuerburgring.

Pada Sabtu (4/6) pagi waktu setempat, pihak penyelenggara festival melaporkan di situsnya bahwa setidaknya 42 orang terluka akibat disambar petir. Sebanyak 8 orang di antaranya mengalami luka-luka serius.

Namun menurut kepolisian, jumlah korban terus meningkat seiring bertambahnya laporan korban luka pada Sabtu pagi waktu setempat.

Media-media Jerman melaporkan, tahun lalu, sebanyak 33 orang terluka akibat disambar petir saat berlangsung festival yang sama. Menurut media Deutsche Welle, festival tersebut tahun ini dihadiri oleh sekitar 45 ribu orang.

(ita/detik/kabarduniamiliter)

Puluhan Pemuda Manbij Bersumpah Berperang bersama IS

Media amaq memberitakan puluhan pemuda di kota Manbij bersumpah akan berperang bersama IS untuk menghadapi militan kurdi yang dipersenjatai oleh AS. Sumpah setia tersebut terjadi di Masjid ketika selesai Shalat Jumat. Khatib menyerukan kepada para pemuda untuk turun berperang membela agama.

Militan kurdi YPG atau dengan nama lain SDF mulai melakukan serangan di kota-kota di Islamic State, bahkan dikabarkan tentara AS ikut serta, namun hanya dalam angka ratusan saja. Tentara AS di tubuh militan Kurdi itu memakai seragam dan emblem layaknya militan kurdi lainnya. Sampai saat ini IS masih bisa menghadapi serangan militan kurdi tersebut. (Amaq/kabarduniamiliter)

Truk Militer Terseret Banjir, 5 Tentara AS Tewas

Sebuah truk militer Amerika Serikat (AS) terguling dan jatuh ke sungai yang meluap di kompleks militer Fort Hood, Texas, AS. Sedikitnya 5 tentara AS tewas dan 4 tentara lainnya hilang dalam insiden ini. 

Seperti dilansir Reuters, Jumat (3/6/2016), insiden ini terjadi pada Kamis (2/6) waktu setempat, ketika sebagian wilayah Texas dilanda banjir yang dipicu badai yang membawa hujan deras ke wilayah tersebut. Banjir itu mengacaukan jalur transportasi lalu lintas setempat.

Dalam pernyataannya, militer AS menyebut truk militer itu terguling di perlintasan Owl Creek yang terendam banjir, ketika latihan militer digelar. Tiga jasad tentara AS ditemukan hanyut hingga ke bagian hilir, sedangkan dua jasad lainnya tidak disebutkan lokasi penemuannya.

Militer AS menegaskan, upaya pencarian terus dilakukan untuk mencari empat tentara yang masih hilang. Keempat tentara yang hilang itu disebut berasal dari Divisi Berkuda Pertama. (Atjehcyber/kabarduniamiliter)
⬆
Top