Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Tak Hanya IS, Ingris Pun Bentuk Pasukan Facebook

Seakan tak mau kalah dengan IS, yang telah membuktikan keefektifan media sosial, Inggris juga dikabarkan akan membentuk pasukan dunia maya tersebut. Di era digital saat ini, perang tak hanya hadir dalam bentuk nyata, melainkan terjadi di dunia maya. Contohnya, serangan Korea Utara terhadap Sony Pictures beberapa waktu lalu.

Menanggapi ancaman siber tersebut, tentara Inggris membentuk suatu kesatuan yang dinamakan "Facebook Warriors" atau pasukan Facebook. Pasukan tersebut akan dilatih untuk melancarkan operasi psikologis di dunia maya.

Pasukan yang akan bermarkas di Hermitage dekat Newbury, Berkshire ini memiliki nama resmi 77th Brigade dan akan memiliki 1.500 pasukan. Anggota 77th Brigade akan direkrut dari berbagai pasukan Inggris lainnya yang memiliki kemampuan di bidang jurnalisme dan telah mengenal media sosial.

Juru biacara militer Inggris mengatakan bahwa 77th Brigade dibuat untuk menghadapi dan menanggulangi bentuk peperangan modern baru. Media sosial memang media baru, dimana semua orang dapat melihat dan membaca berbagai informasi.

Arus informasi tersebutlah yang akan dikendalikan oleh 77th Brigade agar masyarakat tidak menangkap informasi yang salah. Pasukan 77th Brigade tersebut rencananya akan diresmikan pada bulan April mendatang. (Ubergizmo/Metrotv/IDM) 

Takut jebol Lagi, AS Sebar Kode untuk Halau Serangan Siber

Militer Amerika Serikat menempuh langkah unik untuk melawan serangan siber. Alih-alih merahasiakan senjata pamungkasnya dalam menangkal serangan, militer Angkatan Darat itu justru mengumbar kode penangkal serangan kepada publik. 

Diketahui selama lima tahun belakangan, Laboratorium Riset militer Angkatan Darat AS (ARL) menggunakan kode yang disebut Dshell untuk menganalisa serangan.

Melansir Slashgear, Senin 2 Februari 2015, langkah itu bukan tanpa maksud. Militer Paman Sam itu ingin agar kode tersebut bisa digunakan publik dan pada akhirnya bisa membantu mereka menangkal serangan siber. 

Dengan membagi Dshell, militer berharap bisa sekalian mendapatkan masukan peningkatan pencegahan serangan dari pengguna non pemerintah. 

Tercatat Dshell telah dipublikasikan pada 17 Desember tahun lalu melalui sebuah situs forum. Sejauh ini, unggahan kode itu telah menarik 2 ribu kunjungan dan diunduh lebih dari 100 dari pengguna 18 negara. 

Kepala Bagian Keamanan Jaringan Riset militer Angkatan Darat AS, William Glodek berharap pengembang bisa mengkustomisasi modul kode dan modul tersebut bisa dimanfaatkan oleh komunitas forensik digital, tak hanya militer AD saja. 

"Saya ingin mengembalikan kepada komunitas siber, dengan meningkatkan kolaborasi antara Angkatan Darat, Departemen Pertahanan dan partner eksternal," ujar Glodek. 

Militer AD menargetkan dalam enam bulan sejak merilis kode itu, ada komunitas yang terdiri dari pengembang, pemerintah dan akademisi serta industri.  (Viva/IDM)

Korut: AS Hanya Negara Pecundang yang Suka Ngomel


Seorang juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara mengecam pernyataan Amerika dan menggambarkannya sebagai negara yang "bukan apa-apa dan hanya pecundang yang ngomel."

Korut juga menambahkan bahwa upaya untuk menggulingkan rezim Korut hanya akan memperkuat persatuan warganya.

Korut sering menggunakan retorika bombastis dalam melawan Obama dan para pemimpin AS lainnya.

Pada Desember lembaga militer yang dipimpin oleh Kim membandingkan Obama dengan "monyet" atas dukungannya untuk pemutaran film komedi Hollywood yang dibenci oleh Pyongyang.

"The Interview" film dengan plot fiksi untuk membunuh Kim dirilis secara online dan di bioskop, meskipun ada serangan cyber yang menghancurkan kantor produser Sony Pictures.

Washington menyalahkan Pyongyang atas serangan dan Korut membantahnya dengan kemarahan.

(Hal / Hal)

Puluhan Militan Peshmerga Ditawan IS


Puluhan militan komunis kurdi, yang dikenal dengan Peshmergha berhasil ditawan oleh tentara Islamic State (IS) . Sejumlah aset milik Peshmergha turut menjadi rampasan perang untuk IS.

Berdasarkan media Khilafah / IS wilayah Karkuk, Ahad, (1/2). rampasan perang yang didapat diantaranya kendaraan lapis baja, Hummer, dan beberapa mobil. Hal itu menambah daftar panjang dimana peralatan militer yang diberikan AS semakin banyak yang jatuh ke tangan IS, dan justru memperkuatnya. Dalam pertempuran ini, sejumlah milisi Peshmergha tewas mengenaskan.

Kemenangan IS ini membuat warga di kota Al-Huwaijah senang dan gembira karena puluhan milisi Peshmergha yang kerap menciptakan teror kepada warga yang menganut ahlus sunnah berhasil ditangkap oleh mujahidin IS. (Shotusaalam.com/IDM)

Syarat Tak Dipenuhi, IS Penggal Sandera asal Jepang

Mengejutkan, IS menerbitkan sebuah video pemenggalan Kenji Goto, sandera IS asal Jepang yang dituduh sebagai mata-mata. Hal itu menunjukkan bahwa pertukaran tahanan, seperti yang disyaratkan oleh IS tidak terjadi. Sebelumnya IS menyatakan bahwa mereka tidak meminta uang, tetapi meminta Jepang untuk menekan Yordania dalam membebaskan Sajida Al-Ridhawi. Sumber IS mengatakan pertukaran itu hampir terjadi, namun Yordania malah menangkap sejumlah mediator yang diutus oleh IS. 

Pada video yang berjudul "Pesan terhadap pemerintah jepang" itu, Jihadi John, sang eksekutor Khilafah / IS mengatakan bahwa "jepang sama bodohnya dengan koalisi AS yang lain". Beliau juga mengatakan bahwa masuknya jepang dalam koalisi AS adalah sia-sia, yang justru membawa mimpi buruk bagi warganya. hal itu sama dengan yang diungkapkan media China, dimana media China menyebut PM Jepang-lah yang bersalah, karena mengikuti koalisi AS. Sebelumnya IS tidak pernah berurusan dengan jepang, sampai jepang memberikan dana US$ 200 juta pada negara-negara yang memerangi IS. Keputusan yang "konyol" itulah yang memancing kemarahan IS, sehingga IS berjanji akan melibatkan jepang dalam perang yang panjang. (IDM)

RILISAN VIDEO & AUDIO SEBELUMNYA :
– SEBUAH PESAN KEPADA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT JEPANG
LINK : http://1drv.ms/18EeoXe
– PESAN KENJI GOTO JOGO
LINK : http://1drv.ms/1B5btOe
– PESAN KEDUA KENJI GOTO JOGO
LINK : http://1drv.ms/1D3ZuT9
– AKHIR BATAS WAKTU BAGI PEMERINTAH YORDANIA UNTUK MELEPASKAN SAJIDA AL-RASHIWI
LINK : http://1drv.ms/18EbYYU

PT Sritex Siap Produksi Pakaian Militer China

PT Sri Rejeki Isman Tbk mulai menjajaki pasar Tiongkok, terutama untuk produk pakaian militer dari sebelumnya benang dan kain yang telah lama di ekspor ke negara tersebut.

"Kami sedang jajaki kemungkinan agar produk pakaian militer Sritex dapat menjadi pakaian militer bagi tentara Tiongkok. Kita lakukan secara bilateral," kata Presiden PT Sritex Iwan S Lukminto kepada Antara di Beijing, Rabu (28/1/2015).

Ditemui usai mengikuti rangkaian kunjungan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Sofyan Djalil, ia mengatakan kualitas pakaian militer yang diproduksi perusahaannya telah teruji di berbagai negara.

"Jadi, secara kualitas produk kami sudah teruji. Karenanya, kami ingin memasok untuk militer Tiongkok, yang memiliki pasar lebih besar. Dan meski ekonominya melambat, namun untuk consumer goods permintaan tetap ada, seperti benang yang kami ekspor ke Tiongkok selama ini," ungkap Iwan.

Sritex selama ini memasok pakaian militer ke sekitar 30 negara antara lain antara lain tentara Jerman, Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, Somalia, Australia, Kroasia, dan Hong Kong. PT Sritex juga telah ditunjuk sebagai mitra resmi untuk negara-negara NATO untuk memproduksi seragam militer sejak 1994.

Total volume ekspor seragam militer dari Sritex sepanjang 2014 mencapai lebih dari delapan juta potong atau separuh dari total produksi.

Pemasukan pajak negara dari PT Sritex 2014 mencapai Rp 250 miliar, di mana separuh dari pajak tersebut berasal dari penghasilan penjualan produk militer.

"PT Sritex akan memperluas pasar dengan merambah beberapa negara lagi serta meningkatkan volume ekspor untuk negara-negara yang sudah menjadi pelanggannya. Kami akan tetap memelihara pasar tradisional, meningkatkan volume dan kualitas, sambil menjajaki pasar baru," kata Iwan.

Ia mengakui, ada kendala di negara-negara tertentu yang mensyaratkan penggunaan seragam militer yakni produksi negeri sendiri.

Selain memperkenalkan pakaian militer ke Tiongkok, Iwan mengatakan pihaknya juga tengah menjajaki pembelian sejumlah mesin tekstil serta pengembangan dan penguasaan teknologi guna dapat meningkatkan kapasitas serta kualitas produk di masa datang.

Tak hanya itu, lanjut dia, dengan pelambatan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, menjadikan mereka untuk lebih mudah berinvestasi di Indonesia antara lain karena upah buruh yang dapat terjangkau.

"Salah satu mitra yang akan digandeng untuk berinvestasi di Indonesia, adalah kami. Jadi, semua peluang ini jika digarap serius akan mendatangkan manfaat positif bagi Indonesia. Pelambatan ekonomi di Tiongkok itu momentum bagi Indonesia untuk lebih meningkatkan kinerja ekonominya," tutur Iwan. (Liputan 6/IDM)

Anshar Beit Al-Maqdis Serang Militer Mesir. 26 Tewas

Sejumlah pria bersenjata melakukan gempuran roket dalam serangkaian serangan di Provinsi Sinai Utara, Mesir, menyebabkan sedikitnya 26 orang tewas. Menurut pejabat keamanan, semua korban tewas itu anggota militer.

Ansar Beit al-Maqdis, kelompok bersenjata yang merupakan cabang resmi Islamic State (IS) di Mesir dan Palestina, mengaku bertanggung jawab atas serangan Kamis, 29 Januari 2015, di ibu kota El-Arish tak jauh dari Kota Sheik Zuwayid dan Rafah, perbatasan dengan Jalur Gaza. Dalam akun Twitter, Ansar Beit al-Maqdis, menyatakan bahwa serangan simultan itu sengaja diarahkan ke Kota El-Arish, Sheikh Zuweid, dan Rafah.

Mendengar kabar serangan tersebut, Presiden Abdel Fattah el-Sisi langsung memperpendek jadwal kunjungannya di Ethiopia. El-Sisi berada di Ethiopia untuk menghadiri sebuah pertemuan negara-negara Afrika yang tergabung ke dalam Uni Afrika.

"Jihadis telah menyerang sejumlah markas polisi dan angkatan bersenjata serta berbagai fasilitas dengan bom mobil dan roket," ujar pejabat militer yang tak disebutkan namanya. Dia melanjutkan, para penyerang menembakkan roket ke markas kepolisian dan pangkalan militer di El-Arish. Serangan itu disusul serangan bom mobil.
⬆
Top