Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Hiii... Ulil Abshar Abdala Bela LGBT!


Isu Lesbian Gay Bisekual Transgender (LGBT) kini telah menjadi permasalahan nasional yang harus segera dicari penyelesaiannya. Sebab, kampanye masif para pendukung LGBT untuk mempromosikan perilaku penyimpang tersebut sudah tidak terbendung lagi.
Disamping itu, pemerintah Indonesia yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh menyesatkan justr tidak bekerja sebagaimana mestinya untuk menindak tegas para kaum LGBT dan pendukungnya.
Salah satu kelompok yang gencar membela perilaku LGBT yang menyimpang itu adalah kaum liberal, dan sejumlah tokohnya semisal Ulil Abshar Abdalla. Dalam kicauannya di Twitter, Ulil mengingatkan para pembenci LGBT agar sadar diri karena pencipta komputer, yakni Alan Turing adalah seorang gay dari Inggris.
Namun kicauan Ulil tersebut langsung dibantah oleh tokoh masyarakat sekaligus pakar Kristologi, Irena Handono. Dalam tulisannya di akun Facebooknya (FB) tanggal 8 Februari 2016, mantan biarawati ini menyatakan bahwa kicauan Ulil untuk membela LGBT sangat menyesatkan.
“Anak-anakku, jangan mudah termakan pembelaan tanpa logika seperti ini. Penemu gagasan komputer PERTAMA KALI adalah seorang matematikawan Charles Babbage (lahir 26 Desember 1791 – meninggal 18 Oktober 1871 pada umur 79 tahun), jauh sebelum kelahiran Alan Turing (23 Juni 1912 – 7 Juni 1954),” tulisnya.
“Statement Ulil ini jelas merupakan statement yang dangkal, tanpa mampu membedakan mana hadlaroh dan mana madaniyah. Bagaimana kalau saya balik, harusnya para pembela LGBT itu sadar bahwa yang menciptakan manusia tidak menyertai mereka dengan fitrah sebagai penyuka sesama jenis!,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu netizen yang ikut berkomentar dalam status FB Irena Handono balik mengingatkan Ulil dan kawan-kawannya para pendukung dan pembela LGBT bahwa manusia ada di dunia bukan hadil dari kaum gay atau lesbian, namun merupakan hasil dari proses orang normal, yakni laki-laki dan wanita yang berhubungan seksual sehingga sang wanita hamik kemudian melahirkan.
“Kalian pelaku dan pendukung LGBT setidaknya mesti di ingat kalian di ciptakan ke bumi ini di proses oleh orang yg normal, bukan org yg gay atau lesbi,” tandas akun FB, Iwan Kurniawan. [GA/mj/kabarduniamiliter]

IS Bunuh 21 Tentara dan Pukul Mundur Militer Assad

Pasukan Islamic State kembali memukul mundur serangan pasukan rezim Suriah terhadap bukit Tall Hazm di sekitar Mahin (8 km barat kota Qoryatayn, Homs) yang mengerahkan kekuatan sebanyak 40 unit Tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, dari dua arah.

Konfrontasi senjata intens antara kedua kubu berlangsung selama berjam-jam, menewaskan sedikitnya 21 tentara rezim Suriah, dan menghancurkan tiga unit Tank mereka, meskipun pesawat tempur Angkatan Udara Rusia melancarkan 60 serangan udara bantuan pada pasukan rezim, menggempur posisi-posisi tempur IS di bukit strategis tersebut. Terbukti serangan udara Rusia tidak membuat IS mundur sama sekali. (Azzam/kabarduniamiliter)

Militer AS dan Rusia 'Perang' di Twitter


WASHINGTON - Pihak militer Rusia dan Amerika Serikat (AS) cekcok di Twitter atau Twitwar soal pengeboman di Aleppo, Suriah.

Moskow menuduh pengeboman di Aleppo dilakukan militer AS.Namun, Washington menyangkalnya. “Kemarin pada pukul 13.55 (MSK), serangan pesawat A-10 dari AS memasuki wilayah udara Suriah dari wilayah Turki membuat serangan pada objek di kota,” bunyi tweet akun Kementerian Pertahanan Rusia, @mod_russia.



Tweet itu lantas direspons juru bicara pasukan koalisi anti-ISIS yang dipimpin AS, Kolonel Steve Warren, melalui akun Twitter-nya, @OIRSpox. ”@mod_russia tweet yang salah. Selanjutnya, pengeboman mereka yang nekat dan tidak pandang bulu, serta usaha strategis yang cupet,” demikian balasan tweet Warren.

Cekcok di Twitter berlanjut, lantaran Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan pesawat jet tempur Kremlin tidak beroperasi di Aleppo pada hari yang dituduhkan AS. ”#SYRIA, Kolonel Warren harus kecewa, pesawat Rusia tidak bekerja di dekat #ALEPPO kemarin. Target terdekat adalah lebih dari 20 km jauh dari kota,” tulis Kementerian Pertahanan Rusia.

Aksi saling tuduh antara militer Rusia dan AS itu dipantau media-media Turki, salah satunya kantor berita Andalou.


Pentagon sendiri bersikeras bahwa pesawat AS tidak pernah melakukan operasi militer di Aleppo, sebagaimana dituduhkan Rusia. ”Tidak ada serangan udara koalisi di atau di dekat Aleppo pada hari Rabu, 10 Februari 2016. Setiap klaim bahwa koalisi memiliki pesawat di daerah tersebut adalah palsu,” kata Warren pada Kamis lalu.
(mas/sindo/kabarduniamiliter)

IS Tembak Jatuh Jet Tempur Rezim Libya

Operasi penyelamtan pilot rezim Libya saat ini masih berlangsung setelah dikabarkan Islamic State / Khilafah Islamiyyah wilayah Barqah berhasil menembak jatuh pesawat tempur Rezim Boneka AS di Libya di Benghazi. Pilot pesawat sempat keluar dri kokpit sebelum pesawat meledak.



Iran Ingin Kembali Mesra dengan Saudi


Menlu Iran Mohamad Javad Zarif mengulurkan tangan kepada Arab Saudi guna memperbaiki hubungan dan bekerjasama bagi stabilitas di Timur Tengah.
Utusan dari Iran dan Arab Saud ikut ambil bagian dalam pembicaraan perdamaian di Jerman minggu ini, untuk memecahkan konflik di Suriah, yang menghasilkan sebuah upaya publik untuk menjembatani perbedaan di antara kedua negara itu.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohamad Javad Zarif tampaknya mengulurkan tangan kepada Arab Saudi, dan mengatakan, “Iran dan Arab Saudi harus mengatasi hubungan renggang serta bekerjasama bagi stabilitas di Suriah dan Timur Tengah.”
Ketegangan antara Iran dan Arab Saudi memuncak tahun lalu karena perang di Suriah dan Yaman, serta tuduhan dari kedua belah fihak bahwa masing-masing menghasut ketegangan sectarian di Timur Tengah.
Hubungan memburuk pada Januari, menyusul eksekusi ulama terkemuka Shiah oleh Saudi karena memimpin demonstrasi menentang rezim. Hal ini menyebabkan serangan terhadap kedutaan Saudi di Iran, sebuah tindakan yang menyebabkan Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Teheran.
Tetapi selama konferensi keamanan di Muenchen, Zarif mengungkapkan harapan bisa bekerja sama. Katanya, kedua negara menghadapi ancaman yang sama, termasuk kelompok Kekhilafahan IS dan kelompok al-Nusra.
Konferensi Keamanan Muenchen merupakan sebuah forum dunia tahunan untuk membahas kebijakan keamanan.[ps/jm/voa/kabarduniamiliter]

Kesal, Erdogan Ancam Banjiri Eropa dengan Pengungsi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengulangi ancaman untuk mengusir 2,5 juta migran Suriah yang diterima di perbatasannya, seraya menyatakan ia akan mengirim mereka dengan bus ke perbatasan-perbatasan Uni Eropa.
Dalam pidato di sebuah forum bisnis di Ankara hari Kamis (11/2), Erdogan mengukuhkan pernyataan yang bocor awal pekan ini, di mana ia mengatakan kepada Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker bahwa ia akan mengusir para pengungsi jika Turki tidak diberi bantuan dalam upayanya membantu pengungsi.
Pernyataan yang dikemukakan November lalu itu dibocorkan oleh sebuah situs Internet Yunani dan diterbitkan di sebagian surat kabar oposisi.
Erdogan membela pernyataan itu hari Kamis, dengan mengatakan ia membela hak-hak Turki dan para pengungsi.
Ia juga mengecam PBB karena mendesak Turki agar menerima para pengungsi Suriah, bukannya bertindak di Suriah.
Erdogan mendesak PBB agar meminta negara-negara anggota lainnya untuk membantu Turki dengan begitu banyaknya orang yang meminta perlindungan. [uh/voa/kabarduniamiliter]

Gara-gara IS, Pemimpin Kristen Ortodok dan Katholik Bertemu Setelah 1000 Tahun

Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia Kiril mengadakan pertemuan pertama kalinya hari Jumat (12/2) di Havana, Kuba.
Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia mengadakan pertemuan pertama kalinya hari Jumat (12/2), sebagai upaya memulihkan perpecahan gereja yang telah membagi Kristen antara Timur dan Barat selama 1.000 tahun.
Paus Fransiskus, kepala Gereja Katolik Roma, akan bertemu dengan Kirill, pemimpin gereja Ortodoks selama 2 jam di bandara internasional Jose Marti, Havana. Pemimpin Ortodoks itu dalam kunjungan resminya di Kuba dan Paus mengadakan persinggahan singkat dalam perjalanannya ke Meksiko, kata kedua gereja dalam pernyataan bersamanya.
Kedua pemimpin agama itu mengadakan apa yang digambarkan sebagai "percakapan pribadi" dan menandatangani deklarasi bersama. Kantor Berita Associated Press melaporkan, deklarasi itu diharapkan menyinggung masalah paling penting yang menjadi perhatian bersama antara dua gereja dewasa ini, yaitu penderitaan umat Kristiani di Irak dan Suriah yang dibawah kekuasaan IS. IS mewajibkan pajak khusus kepada non muslim agar bisa hidup aman di negara Khilafah tersebut.
Dua cabang agama Kristen itu terpecah dalam Skisma Besar tahun 1054, karena perbedaan teologi dan otoritas kepausan.
Gereja Ortodoks Rusia juga menuduh Gereja Katolik berusaha untuk merebut jemaatnya di bekas negara-negara Uni Soviet, namun penganiayaan terhadap warga Kristiani, Katolik, dan Ortodoks di Timur Tengah dan Afrika mendorong kedua cabang gereja ini bersatu.
Pada konferensi pers baru-baru ini di Moskow, salah satu pemimpin Gereja Ortodoks Rusia mengatakan, perbedaan lama antara dua gereja itu akan tetap ada, terutama dalam bentuk tata upacara gereja Timur di Ukraina yang bersekutu dengan Roma, tetapi mereka menyisihkan perbedaan dengan Kirill dan bersama Paus Fransiskus keduanya bekerjasama melawan penganiayaan warga Kristen di Timur Tengah.
Paus memimpin satu milyar umat Katolik di seluruh dunia. Gereja Ortodoks Rusia mempunyai 165 juta umat dari 250 juta umat Kristen Ortodoks di dunia. [ps/jm/voa/kabarduniamiliter]
⬆
Top