Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Ini Spesifikasi Mobil Canggih Obama

Semua pejabat tinggi di berbagai negara selalu mendapatkan fasilitas mobil untuk perjalanan dinas mereka. Demikian juga dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. 

Presiden Amerika ke-44 ini diberi fasilitas sebuah mobil limousine, yang dikenal dengan sebutan Cadillac One.

Mewah, nyaman, memiliki kecepatan tinggi serta tingkat keamanan yang tinggi sudah menjadi syarat utama tunggangan setiap presiden, termasuk mobil dinas Obama. Namun, tahukah Anda jika mobil tersebut memiliki berat delapan ton?

Ya, seperti dilansir Motorbeam, Selasa 27 Januari 2015, mobil dinas Obama yang dijuluki The Beast ini memiliki bobot demikian. Beratnya mobil itu lantaran dibuat dengan bahan-bahan baja sebagai unsur pendukung keamanan sang presiden.

Laporan menyebutkan jika mobil limousine khusus Obama dibuat oleh raksasa otomotif General Motors. Mobil itu didasarkan pada basis Cadillac DTS, dengan sasis dan kabin yang direvisi.

Mobil ini dilengkapi dengan suplai oksigen dan mekanisme pemadam kebakaran jika mobil dalam keadaan buruk. Namun untuk mencegah ledakan, tangki mobilnya dibuat dengan lapis baja. 

Limousine dinas milik Obama disebutkan dapat menampung penumpang tujuh orang. Untuk membuat nyaman, dibuatlah beberapa kompartemen. Kursi dekat presiden pun dibuat dapat menampung empat orang.

Di kursi Obama, terdapat telepon satelit untuk memudahkannya berkomunikasi. Fasilitas utama telepon itu juga dibekali tombol khusus yang mengoneksikan langsung dengan wakil presiden, dan Pentagon. Tombol panik itu sengaja disediakan jika nyawa sang presiden terancam, atau dalam keadaan darurat.

Setiap pintu limousine Obama ternyata berlapis baja setebal delapan inci. Ketebalan itu setara dengan pintu kabin pesawat Boeing. Kacanya dapat menahan serangan peluru 0,44 magnum.

Hanya ada kaca selebar tiga inci yang dapat terbuka dan terletak di dekat sopir. Hal itu dimaksudkan agar memudahkan sopir dapat berkomunikasi ke luar.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menunggangi mobil dinas limousine mewah yang syarat dengan teknologi. Berbagai peranti keamanan juga dibekali pada kendaraan buatan General Motors seberat delapan ton itu.

Selain baja setebal delapan inci yang melapisi bodi dan tangki mobil, Cadillac One yang dipakai Obama ternyata juga dibekali senjata rahasia.

Senjata rahasia itu dapat digunakan ketika nyawa sang presiden terancam. Seperti dilansir Motorbeam, Selasa 27 Januari 2015, senjata rahasia yang ada di mobil itu berupa senapan serbu yang bisa keluar dari salah satu bagian mobil.

Selain itu, mobil yang dilengkapi dengan kamera night vision itu juga dijejali meriam gas air mata untuk mengecoh konsentrasi pihak-pihak yang berniat mengganggu keamanan presiden. Mobil ini juga sudah disiapkan transfusi darah darurat serta beberapa alat medis di salah satu bagian kabinnya.

Mobil ini disebutkan tahan terhadap senjata militer standar dan memberikan perlindungan terhadap fragmen yang muncul dari granat tangan, serta bahan peledak lainnya. Fitur keamanan tambahan termasuk ban run-flat, yang tahan terhadap senjata dan bisa melarikan diri dengan aman. Untuk mendukung, velgnya dibekali dengan bahan baja pula.

Selain itu, mobil ini menggunakan sistem pengaturan udara segar darurat, sistem kontrol pneumatik darurat untuk membuka jendela (beroperasi secara tersendiri dari sistem elektronik), serta Panic Alarm System tambahan. Di bagian dasbor, terdapat pusat komunikasi dengan sistem pelacakan GPS. 

Untuk mengemudikannya, Obama mendapatkan sopir yang sangat mahir untuk mengemudi. Sebab, sopir pribadi Obama dilatih langsung oleh US Secret Service.

Bicara dapur pacu, Cadillac One Obama ditanamkan mesin diesel 6.5-liter. Akselerasinya, dapat melesat ke kecepatan dari 0-100 km dalam waktu 16 detik.

Soal harga, meski tidak dijual, mobil Cadillac One Obama yang dibuat khusus ini ditaksir memiliki banderol setara dengan 1 juta poundsterling atau Rp18,6 miliar. (Viva/IDM)

IS Bersumpah Akan Taklukkan AS

Khilafah Islamiyyah / Islamic State (IS) merilis sebuah video pada Selasa (27/1/2015) yang menampilkan pemenggalan seorang prajurit Komunis Kurdi sebagai balasan terhadap serangan komunis kurdi yang menggunakan gas beracun terhadap warga sipil di Mosul. Dalam video itu, IS juga mengungkapkan ancaman terhadap Presiden AS Barack Obama.

"Ketahuilah, wahai Obama, kami akan tiba di Amerika. Kami akan memenggal kepalamu di Gedung Putih dan mengubah Amerika menjadi sebuah provinsi Muslim," ujar seorang pria bertopeng di dalam video tersebut.

Algojo IS yang menggunakan topeng tersebut mengeluarkan ancaman terhadap AS. Beliau dikelilingi rekan-rekannya dan berdiri di belakang seorang prajurit Kurdi yang berlutut. Pada akhir video itu, beliau memenggal prajurit Kurdi tersebut.

Dalam video tersebut, ancaman tak hanya disampaikan kepada Amerika Serikat, tetapi juga kepada Perancis dan "saudaranya", Belgia.

"Kami sampaikan kepada kalian bahwa kami akan datang kepada kalian dengan bom mobil dan kami akan memenggal kepala kalian," tambah si pria bertopeng.

Tak berhenti sampai di situ, pria bertopeng mengancam pemimpin Komunis Kurdi Irak (PKK), Masoun Barzani. "Kami akan memenggal kamu (Barzani) dan melemparkanmu ke tempat 'sampah sejarah'," tambah dia.

Video yang disiarkan Memri TV itu muncul bersamaan dengan video yang berisi ancaman untuk mengeksekusi sandera Jepang dalam 24 jam jika Jepang tidak berhasil menekan Pemerintah Jordania untuk menyetujui pertukaran tahanan yang diajukan IS. (Kompas/IDM)

Polri KPK Konflik, Freeport Tersenyum, Kok Bisa?

Akhir pekan lalu, tepatnya Jumat (23/1), publik dihebohkan dengan peristiwa penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Bambang Widjojanto. Konsentrasi publik tertuju pada peristiwa yang dituding sebagai bagian dari aksi kriminalisasi yang dilakukan institusi Polri kepada petinggi komisi antirasuah.

Peristiwa itu membuat hubungan antar dua institusi penegak hukum semakin memanas. Presiden Joko Widodo yang saat itu sedang berada di Istana Bogor dalam rangka pertemuan dengan seluruh bupati se-Indonesia, turun tangan dengan memanggil petinggi KPK dan Polri.

Keesokan harinya, Sabtu (24/1), Presiden Jokowi kembali memanggil Wakapolri Badrodin Haiti ke Istana Negara. Pokok bahasannya, mencari solusi penyelesaian kisruh KPK dan Polri.

Dalam tiga hari terakhir, kisruh ini menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Di saat bersamaan, pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis menyangkut perusahaan pengelola tambang emas terbesar di dunia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan lampu hijau memperpanjang izin ekspor konsentrat yang diajukan PT Freeport Indonesia. Keputusan ini membuat Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) yang baru, Maroef Sjamsuddin bisa tersenyum dan bernapas lega. Dengan begitu Freeport akan terus bisa mengeruk kekayaan alam Indonesia untuk dipersembahkan kepada AS.

Setelah melalui lobi panjang, pemerintah akhirnya memperpanjang masa pembahasan amandemen kontrak karya dengan PT Freeport Indonesia hingga enam bulan ke depan. Seharusnya, masa pembahasan amandemen kontrak karya seharusnya berakhir Sabtu kemarin.

Pemerintah sekaligus memperpanjang izin ekspor Freeport ikut diperpanjang. Pemerintah memutuskan memperpanjang masa berlaku izin ekspor mineral Freeport dengan kuota 756.300 ton hingga enam bulan mendatang.

"Diperpanjang 6 bulan supaya keduanya memiliki waktu untuk menyepakati sejumlah hal. Setelah itu diputuskan perpanjangan kontrak," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Jakarta, Minggu (25/1).

Pihak Freeport menjanjikan membangun pabrik pengolahan atau smelter. Itu menjadi alasan pemerintah membatalkan pembekuan izin ekspor konsentrat. Freeport juga menjanjikan investasi besar-besaran di tambang emas yang dikelolanya.

Untuk membangun smelter, Freeport bakal menggelontorkan dana hingga USD 2,3 miliar. Di sisi lain, Freeport juga bakal mengembangkan tambang bawah tanah. Proyek dengan nilai investasi USD 15 miliar itu diproyeksikan menjadi sumber pasokan bahan baku untuk smelter.

"Kami menggandeng Mitsubishi Materials Corp untuk memproses 1 juta ton konsentrat per tahun. Ke depan akan menjadi 2 juta per tahun. Dan kalau tahun ini smelter bisa terealisasi, mencapai 3 juta ton," kata Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Jakarta, Minggu (25/1)

Merdeka.com mencatat alibi pemerintah memberikan lampu hijau memperpanjang ekspor konsentrat sekaligus memberi tambahan waktu untuk renegosiasi kontrak dengan Freeport. Berikut paparannya. (Merdeka/IDM)

Cyberarmy Pendukung IS Lumpuhkan Facebook, Instagram, dan Malaysia Airlines

Situs Internet Malaysia Airlines, www.malaysiaairlines.com, diretas oleh seorang yang menyatakan dukungan pada Khilafah Islamiyyah / Negara Islam (IS).

Situs maskapai itu sempat diubah Senin (26/1), pertama dengan pesan yang mengatakan “Pesawat 404 Tidak Ditemukan” dan situs itu “Diretas oleh Khalifah Dunia Maya.” Tulisan di perambah untuk situs itu mengatakan “ISIS akan menang."

Dalam sebuah pernyataan, Malaysia Airlines mengatakan bahwa situsnya tidak diretas, namun bahwa para pengguna diarahkan ke laman peretas. Perusahaan itu mengatakan situs resmi mereka akan pulih dalam 22 jam.

Malaysia Airlines sedang berjuang keras untuk pulih dari dua tragedi tahun lalu, antara lain, hilangnya pesawat bernomor penerbangan 370.

Situs itu kemudian diubah menjadi gambar seekor kadal, menampilkan identitas sang hacker “Lizard Squad – Official Cyber Caliphate (Pasukan Kadal - Khalifah Dunia Maya Resmi.”

Selain menyerang Malaysia Airlines, Lizard Squad juga menyerang raksasa media sosial Facebook dan Instagram. Serangan itu menyebabkan Facebok dan Instagram ambruk dan tidak bisa diakses selama 45 menit. Aksi-aksi ini terlihat seperti ajang menunjukkan kekuatan pendukung IS di dunia maya, setelah sebelumnya berhasil meretas sejumlah akun resmi Militer AS. 

Lizard Squad sebelumnya juga mengakui serangan terhadap jaringan Internet milik Sony PlayStation. (VOA/IDM)

Latihan, Pesawat NATO Jatuh, 10 tewas

Pesawat tempur milik Yunani jatuh saat akan take off di pangkalan militer NATO di Spanyol, Senin (26/1/2015). Sepuluh orang tewas dalam kecelakaan ini. Sebanyak 8 korban tewas diketahui berkebangsaan Perancis, dan 2 lainnya berkebangsaan Yunani.

Dikutip dari BBC, Selasa (27/1/2015). Kementerian Pertahanan Spanyol mengatakan bahwa pesawat F-16 itu kehilangan tenaga saat akan mengudara. Kemudian pesawat langsung jatuh dan menghantam pangkalan udara Los Llanos di Albacete. Lima pesawat lain yang sedang terparkir juga rusak akibat ditabrak F-16 tersebut.

Media Spanyol memberitakan, pesawat dengan dua awak itu sempat melakukan kesalahan manuver. Akibatnya pesawat kehilangan kendali saat akan mengudara, yang kemudian menabrak pesawat lain dan menewaskan dua awak di dalam F-16 tersebut. Selain itu korban tewas lain disebut merupakan pilot dan mekanik yang berada di area parkir pesawat.

Sedangkan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan, ada sejumlah korban luka-luka akibat kecelakaan ini. "Setidaknya ada 10 orang Perancis dan 11 orang Italia yang tadi disebut. Tapi masih terlalu dini (untuk menyebut jumlah korban)," ucap Rajoy, dikutip dari AFP.

Sejauh ini, 19 orang dirawat di Rumah Sakit. Jumlah ini termasuk lima orang yang sudah dipindahkan ke unit luka bakar di sebuah rumah sakit di Madrid. 

Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian dikabarkan akan segera mendatangi lokasi kejadian. Salah seorang menteri Italia juga disebut sedang dalam perjalanan ke lokasi. Pangkalan ini memang ditempati oleh militer NATO dengan personel yang juga berasal dari Amerika Serikat, Denmark, Jerman, Belgia, dan Inggris.

Salah seorang pejabat Spanyol mengatakan, pesawat tempur yang jatuh itu berpartisipasi dalam program pelatihan NATO bernama Tactical Leadership Programme (TLP). Namun, program ini bukan bagian dari struktur NATO, melainkan kesepakatan antara 10 negara anggota NATO untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan. (Kompas/IDM)

Korut: Israel Diktator Sebenarnya

Pemerintah Korea Utara (Korut) membela Palestina dan menuding Israel sebagai ditaktor agresor.

“Israel mewakili kekuatan diktator agresor yang menginjak-injak hak sah rakyat Palestina,” bunyi pernyataan pemerintah Korut, melalui kantor berita KCNA.

Komentar rezim Pyongyang itu bukan tanpa sebab. Itu sebagai balasan setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengolok-olok Korut ketika dia berkunjung ke Jepang. Netanyahu menyamakan Korud dengan Iran Iran yang jadi "negara nakal bagi tetangganya".

Pyongyang menganggap komentar Netanyahu seperti sampah. ”Dalam rangka untuk menyembunyikan warna aslinya sebagai peleceh dari perdamaian Timur Tengah, ditaktor Israel berturut-turut berbicara tentang 'kesepakatan kerjasama rudal nuklir' antara DPRK dan negara-negara Timur Tengah,” lanjut pernyataan pemerintah Korut membantah tuduhan Israel.

“Tidak puas dengan ini, Israel baru-baru ini telah menyakiti sistem sosial DPRK yang bermartabat. Sistem sosialis DPRK yang berpusat pada rakyat adalah sistem yang paling menguntungkan, di mana orang-orang menjadi tuan dari segala sesuatunya, dan senjata nuklir Korut adalah pelindung sistem sosialnya,” imbuh komentar rezim Pyongyang, yang dilansir Jerusalem Post, Selasa (27/1/2015). (Sindo/IDM)

Israel Bagikan 1000 Majalah Charlie Hebdo

Menteri Luar Negeri Israel, Aviejdour Liberman mengumumkan bahwa partainya “Israel Rumah Kami” akan membagikan ribuan eksemplar majalah Charlie Hebdo secara gratis.
Mereka akan membagikan majalah Charlie Hebdo edisi terakhir yang memuat karikatur yang menghina Nabi Agung umat Islam, Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam.

Disebutkan di dalam koran Israel “Yade’ut Uhrunit” pada Ahad, (25/1) kemarin, bahwa Liberman telah mengumumkan bahwa para pemuda di partai sayap kanannya akan membeli ribuan eksemplar dari media surat kabar Perancis, dan akan membagikannya secara gratis kepada warga. (Shoutussalam.com)
⬆
Top