Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

17 ribu Keping Uang Diserahkan Ke Kedubes Australia

Puluhan orang dari Koalisi Pro Indonesia dan gerakan Koin untuk Australia, menyerahkan lebih dari 17 ribu keping koin rupiah untuk Perdana Menteri Australia Tony Abbott ke Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Selasa (10/3).
Penyerahan ribuan koin rupiah ini sebagai bentuk protes atas pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott beberapa pekan lalu yang mengaitkan hukuman mati dua warga negara Australia dengan pemberian bantuan kemanusiaan untuk bencana tsunami Aceh.
​Rahmat Himran, koordinator Koalisi Pro Indonesia mengatakan pengumpulan koin ini masih akan terus berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, hingga jelang pelaksanaan hukuman mati.
"Total semua ada 17.837 keping koin. Kemudian jumlah rupiahnya untuk keping koin ini ada Rp 7.300.000. Sementara uang kertas yang terkumpul ada Rp 1.617.000. Masih ada daerah yang mengirim koin mulai dari Aceh, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan beberapa daerah di Jawa," ujarnya.
Juru bicara Koin untuk Australia, Ali Hamzah meminta agar pemerintah Australia menghormati kedaulatan hukum Indonesia.
"Perdana Menteri Australia Tony Abbott, segera meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Dua, Pemerintah Australia, untuk tidak mengintervensi kedaulatan hukum Indonesia," ujarnya.
Koordinator Gerakan Rakyat “Koin untuk Australia” Andi Sinulingga, usai menyerahkan ribuan koin rupiah kepada perwakilan Kedubes Australia, mendesak pemerintah Indonesia agar segera melaksanakan hukuman mati terhadap para terpidana kasus narkoba "sehingga polemiknya cepat bisa kita selesaikan."
Penolakan pelaksanaan hukuman mati terpidana narkoba tidak hanya datang dari negara-negara asal terpidana, beberapa kalangan juga menolak pelaksanaan hukuman mati.
Aktivis demokrasi dan ketua Perhimpunan Jiwa Sehat, Yeni Rosa Damayanti mengatakan, Presiden Joko Widodo terlalu tergesa-gesa menolak grasi dari terpidana mati tanpa melihat kondisi dari masing-masing terpidana.
"Saya berharap Presiden Jokowi menyadari sistem hukum di Indonesia ini belum sempurna. Yang terjadi sekarang ini Presiden Jokowi memberikan cek kosong hukuman mati. Artinya, semua permohonan grasi ditolak, tanpa memeriksa satu-persatu kasusnya. Seperti terpidana Mary Jane Fiesta Veloso (warga negara Filipina) ternyata belum melakukan Peninjauan Kembali. Lalu, Rodrigo Gularte (warga negara Brazil) ternyata adalah penderita gangguan jiwa sejak lama," ujarnya.
Pemerintah Indonesia siap melaksanakan eksekusi mati terpidana mati tahap dua. Dua warga Australia, Andrew Chan, 31, dan Myuran Sukumaran, 33, telah diterbangkan dari Bali ke Nusakambangan Rabu pekan lalu. Mereka termasuk dari sembilan warga asing dan seorang warga negara Indonesia yang menurut pemerintah akan dieksekusi segera. (Voa/infoduniamiliter.com)

Koalisi AS-Syiah Bom Rumah Sakit, Bayi-bayi pun Tewas

AS yang dibantu lebih dari 60 negara kian hari semakin brutal terhadap Islamic State. Sebuah rumah sakit yang berada di wilayah Al-Furot menjadi sasaran roket AS dan membunuh bayi-bayi yang sedang di rawat.
Pada hari Sabtu ((07/03/2015) Kantor Berita Wilayah Al-Furot merilis video rumah sakit yang rusak akibat serangan koalisi AS. Beberapa bayi ditemukan telah meninggal dunia.
Berikut ini Videonya :

AS Anggap Venezuela sebagai Ancaman Nasional

Amerika Serikat, Senin 9 Maret 2015, menyatakan Venezuela sebagai ancaman keamanan nasional dan memerintahkan pemberian sanksi terhadap tujuh pejabat dari negara kaya minyak itu. Perkembangan terbaru ini merupakan insiden hubungan diplomatik terburuk dua negara sejak Presiden sosialis Nicolas Maduro menjabat pada 2013.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh Presiden AS Barack Obama melalui perintah eksekutif. Ketegangan antara Washington dan Caracas ini terjadi justru saat AS dengan Kuba mulai dinormalisasi. Kuba adalah musuh lama AS di Amerika di Amerika Latin dan sekutu kunci Venezuela. 
Menurut pejabat AS, menyatakan sebuah negara sebagai ancaman bagi keamanan nasional adalah langkah pertama dalam memulai program sanksi. Proses yang sama sebelumnya dilakukan terhadap negara-negara seperti Iran dan Suriah.
AS kembali menggunakan barang dagangannya,dagangannyaPejabat yaitu tentang demokrasi dan HAM. Padahal AS adalah negara denga  pelanggaran HAM terparah. Pejabat Gedung Putih mengatakan, urutan pejabat yang menjadi target adalah orang yang tindakannya merusak proses atau lembaga-lembaga demokratis, yang melakukan tindakan kekerasan atau pelecehan hak asasi manusia, terlibat dalam melarang atau menghukum kebebasan berekspresi, atau pejabat pemerintah yang terlibat korupsi.
"Para pejabat Venezuela masa lalu dan sekarang yang melanggar hak asasi warga negara Venezuela dan terlibat dalam tindakan korupsi publik tidak akan diterima di sini, dan kami sekarang memiliki alat untuk memblokir aset mereka dan penggunaannya dalam sistem keuangan AS," kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest dalam sebuah pernyataan.
"Kami sangat prihatin dengan upaya pemerintah Venezuela untuk meningkatkan intimidasi terhadap lawan-lawan politiknya. Masalah Venezuela tidak bisa diselesaikan dengan mengkriminalisasi perbedaan pendapat," kata Earnest.
Menteri Luar Negeri Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan kepada wartawan bahwa Caracas akan merespon langkah AS ini dan kemudian mencuit di twitter bahwa Venezuela akan memanggil kuasa usahanya di Washington untuk konsultasi.
Kedua negara tidak memiliki perwakilan diplomatik penuh sejak tahun 2008, setelah mendiang pemimpin sosialis Venezuela Hugo Chavez mengusir diplomat AS, Patrick Duddy. Washington pada saat itu menanggapinya dengan mengusir utusan Venezuela dari AS, Bernardo Alvarez.
Daftar individu yang terkena sanksi meliputi: Gustavo Gonzalez, kepala dinas intelijen negara Sebin; Manuel Perez, direktur polisi nasional; dan Justo Noguero, mantan komandan Garda Nasional yang sekarang menjalankan perusahaan pertambangan negara CVG. Empat orang lainnya adalah perwira militer dan satu jaksa.
Orang-orang itu, jika memiliki properti di Amerika Serikat, akan diblokir atau dibekukan. Mereka juga akan ditolak masuk ke Amerika Serikat. Warga Amerika Serikat juga dilarang melakukan bisnis dengan mereka. (Tempo/infoduniamiliter.com)

Meski Tidak Ketemu, Banyak Pelajaran dari Hilangnya Pesawat MH370

Meski pesawat belum berhasil ditemukan, pencarian itu telah menghasilkan pelajaran-pelajaran dan penemuan yang dapat bermanfaat bagi jutaan orang.
Pencarian selama setahun untuk pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan 370 tidak menemukan tanda-tanda pesawat tersebut, tapi bukan berarti upaya itu tidak produktif.
Pencarian itu telah menghasilkan pelajaran-pelajaran dan penemuan yang dapat bermanfaat bagi jutaan orang, termasuk warga pesisir Australia, orang-orang yang bepergian lewat udara dan laut serta para ilmuwan yang mencoba memahami perubahan-perubahan zaman purba terhadap kerak Bumi.
Pengetahuan yang diperoleh sejauh ini belum memberikan ketenangan bagi keluarga dan sahabat dari 239 orang yang masih hilang dari pesawat, yang hilang 8 Maret tahun lalu dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing. Meski penemuan pesawat masih menjadi prioritas utama untuk para pencari dan penyelidik, apa yang mereka pelajari selama itu mungkin berharga jauh setelah pencarian berakhir.
Manfaat dari pencarian sejauh ini termasuk:
Peta-peta Bawah Laut yang Baru
Di Samudera India bagian barat Australia, tempat para ahli yakin pesawat jatuh, para ilmuwan telah memetakan dasar laut untuk membantu pencarian puing-puing pesawat.
Peta-peta sebelumnya bergantung pada data satelit, yang hanya memberikan perkiraan kasar mengenai kedalaman laut. Sekarang, menggunakan pembacaan sonar yang rinci dari kapal, para ilmuwan telah memetakan wilayah tersebut dan menemukan parit dan gunung bawah laut yang menyamai tinggi permukaan manapun di Australia.
Prediksi Tsunami yang Lebih Baik
Stuart Minchin, kepala divisi di Geoscience Australia mengatakan ketika peta-peta tersebut dirilis dan dianalisis lebih lanjut, mereka akan memberikan ilmuwan pemahaman lebih baik atas wilayah-wilayah yang selama gempa bumi rentan terhadap longsor bawah laut, yang dapat menciptakan atau memperburuk tsunami.
Ia mengatakan informasi tersebut akan membantu para ilmuwan menunjukkan wilayah-wilayah sepanjang pesisir barat Australia yang rentan terhadap tsunami dan memungkinkan peringatan dan prediksi yang lebih baik bagi masyarakat pesisir. ​
Peningkatan Pencarian dan Penyelamatan
Mengetahui topografi dasar laut juga membantu para ilmuwan memprediksi arus-arus laut, ujar Minchin. Hal itu dapat membantu banyak hal, mulai dari memprediksi ke mana perginya kapal yang terbawa arus dalam misi pencarian dan penyelamatan, sampai memahami bagaimana spesies laut menyebar ke wilayah-wilayah baru.
Ia mengatakan hal itu bahkan dapat membantu para ilmuwan memahami bagaimana panas disebarkan di laut, yang dapat digunakan untuk membantu ahli-ahli meteorologi untuk membantu menyempurnakan prakiraan cuaca.
Pelacakan Pesawat yang Lebih Baik
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, yang merupakan bagian dari PBB, telah mengusulkan agar para maskapai penerbangan diwajibkan mendapatkan posisi terbaru dari setiap pesawat tiap 15 menit. Kewajiban itu diperkirakan akan berlaku November 2016.
Persyaratan yang lebih ketat akan mewajibkan pembaruan informasi setiap menit jika api terdeteksi atau pesawat membuat gerakan yang tidak biasa, seperti tiba-tiba turun atau naik secara menanjak. Hal itu hanya akan berlaku untuk pesawat-pesawat jet yang diproduksi setelah 2020.
Menteri Perhubungan Australia Warren Truss mengatakan Australia, Indonesia dan Malaysia akan memimpin uji coba metode baru untuk melacak pesawat di lautan-lautan terpencil yang memungkinkan pesawat lebih mudah ditemukan jika menghilang seperti MH370
Perbaikan Pencarian Multinasional
Kapten Chris Budde, direktur operasi maritim untuk Armada Angkatan Laut AS ke-7, mengatakan pencarian multinasional untuk pesawat lain yang hilang pada Desember lebih mulus berkat pelajaran-pelajaran yang didapat dari pencarian untuk MH370.
Budde mengatakan tugas-tugas seperti membuat frekuensi-frekuensi yang sama antara negara-negara dan memutuskan siapa yang dikontak di darat untuk tugas-tugas pencarian diselesaikan lebih efisien setelah Indonesia mempelajari dan belajar dari pengalaman Malaysia.
"Peristiwa-peristiwa ini tragis, tapi membantu membangun kerjasama dan stabilitas regional," ujarnya.​
Kemungkinan Perbaikan Satelit
Pencarian itu memaparkan beberapa keterbatasan dari gambar-gambar satelit, menurut Joseph Bermudez Jr., salah satu pendiri Longmont, perusahaan analis di Colorado. Dalam jangka panjang, ujarnya, hal ini akan mendesak perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknis satelit-satelit mereka, misalnya dengan membuatnya mendeteksi panjang gelombang yang berbeda.
Jendela untuk Melihat Sejarah
Robin Beaman, seorang ahli geologi laut di James Cook University di Australia, mengatakan peta-peta bawah laut akan membantu menunjukkan pada para ilmuwan bagaimana kerak Bumi meregang dan tertarik jutaan tahun yang lampau, sebuah proses yang berlanjut sampai sekarang dan secara perlahan mendorong Australia dari Antartika.
Stuart Minchin, kepala divisi di Geoscience Australia, mengatakan bahwa semua yang terlibat dalam pencarian pesawat ini terus berharap pesawat akan ditemukan.
"Jika tidak, ada hikmah dalam peristiwa ini. Data-datanya akan berguna bagi ilmu pengetahuan untuk bertahun-tahun yang akan datang," ujarnya. (Voa/infoduniamiliter.com)

AS Bom Kilang Minyak IS, 30 Pekerja Tewas

Para aktivis Suriah mengatakan serangan udara koalisi yang dipimpin Amerika Serikat mengenai satu kilang minyak di Suriah utara, Minggu (8/3), menewaskan 30 orang.
Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, yang menggunakan jaringan sumber di seluruh Suriah untuk melacak kekerasan di sana, mengatakan Negara Islam (IS) mengoperasikan kilang itu, dan korban yang tewas mencakup tentara penjaga dan pekerja.
Koalisi pesawat tempur yang mendukung militer Irak dan milisi syiah dalam serangannya untuk merebut wilayah itu dari pasukan IS, telah melakukan lebih dari 2.300 serangan udara di Irak dan Suriah sejak Agustus, menurut data dari Departemen Pertahanan Amerika.
Serangan-serangan tersebut mencakup satu serangan baru-baru ini untuk menanggapi permohonan pemerintah Irak akan pertolongan untuk melindungi tempat-tempat purbakala negara itu, yang telah menjadi sasaran penghancuran oleh militan dalam beberapa minggu ini.
Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan dalam pernyataan hari Minggu ia sangat marah oleh penghancuran tempat-tempat kebudayaan, termasuk tempat Warisan Dunia UNESCO di Hatra, Irak utara. IS beralasan bahwa mereka menghancurkan berhala warisan Assiria yang bertentangan dengan ajaran Islam. (VOA/INFODUNIAMILITER.COM)

Pesawat Tenaga Surya, Berhasil Mendarat di Oman

Pesawat terbang Swiss yang bertenaga surya telah mendarat di Oman, setelah menyelesaikan penerbangan tahap pertama keliling dunia tanpa bahan bakar fosil.
Pesawat terbang itu mendarat di Muscat, Senin, kira-kira 10 jam setelah lepas landas dari Abu Dhabi.
Pesawat terbang dengan satu tempat duduk bertenaga sinar surya Solar Impulse-2 (Si2 ) itu terbuat dari serat karbon mempunyai rentang sayap sepanjang 72 meter, lebih panjang daripada rentang sayap Boeing 747. Pesawat Si2 mempunyai berat kira-kira sama dengan sebuah mobil. Tujuh belas ribu sel surya yang dipasang di kedua sayapnya untuk menyerap tenaga matahari, memungkinkan pesawat itu terbang malam hari.
Pesawat Si2 dibuat dalam waktu 12 tahun oleh dua ilmuwan Swiss – Bertrand Piccard dan Andre Borschberg.
Rute terbang pesawat itu meliputi singgah di Oman, India, Mandalay, Myanmar dan China. Setelah melintasi Lautan Pasifik lewat Hawaii, pesawat itu juga akan melakukan persinggahan di 3 tempat di Amerika Serikat – Phoenix, Arizona, New York City dan satu lokasi lagi bergantung pada keadaan cuaca. (Voa/infoduniamiliter.com)

Ternyata IS / ISIS Punya Lapangan Futsal

Meski terus bertempur dan dikeroyok koalisi 60 negara. Islamic State (IS) Masih menyempatkan diri berolah raga, salah satunya bermain futsal. Bukan hanya untuk mujahid, tapi lapangan futsal ini terbuka untuk seluruh warganya.
Salah satu lapangan futsal yang masih buka sampai malam di Daulah Khilafah Islamiyyah / Islamic state wilayah Ninawa. Berikut foto-fotonya:
⬆
Top