Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

IS Ekspansi Wilayah di Wilayah Daraa, Suriah

Islamic State kini telah memperluas operasi militer dengan memasuki wilayah baru di Provinsi Dar’aa, Provinsi Suriah bagian selatan, berdekatan dengan teritorial Israel, sebagaimana yang dilansir dari rilis pernyataan awak media wilayah Damaskus, yang dikeluarkan pada Selasa (15 Sya’ban).
“Daulah Islamiyyah secara resmi mengumumkan eksistensinya di wilayah Dar’aa, setelah menggapai kesuksesan dalam dua operasi penyerangan di pinggiran utara Provinsi selatan Suriah tersebut,” reporter Azzam Media melaporkan.
“Dalam operasi tersebut, Ikhwah Mujahidin menguasai dua areal pedesaan, Syumarah dan Syiyahah, setelah berhasil menewaskan belasan Murtaddin dengan serangan tim in-ghimasiyyin,” imbuhnya. [shuhayb/fudhail/azzammedia /infoduniamiliter )

Warga Gaza Demo Hamas Karena Bunuh Pejuang IS

Tindakan sewenang-wenang Hamas yang terus membunuhi pejuang mendapat protes dari warga Gaza yang selama ini dikuasai Hamas. Dalam sebuah video yang diupload di youtube terlihat warga gaza menuntut balas atas pembunuhan Hamas terhadap pejuang IS. Warga Gaza menuntut IS segera merebut Gaza dari Hamas agar perjuangan perlawanan terhadap Israel setengah-setengah.

Dilain sisi, Hamas justru terus menjalin hubungan dengan Iran yang notabenya adalah negara yang mensupport pemerintahan syiah irak dalam memerangi Islamic State. IS sendiri menegaskan targetnya untuk membebaskan Palestina dari Yahudi, namun saat ini masih terhalang perbatasan yang jauh. Namun sejak IS memiliki basis di Sinai yang berbatasan dengan Gaza, pembebasan palestina hanya menunggu waktu saja.


IS Serbu Batalion 4, Tentara Irak Kabur

Lagi, Tentara Islamic State melancarkan operasi penyerbuan terhadap basis militer irak / Shafawi. Kali ini, penyerbuan dilakukan terhadap Batalion 4 di utara Baghdad.
Dalam video ini, terlihat mujahidin IS berhasil membunuh sejumlah tentara Shafawi yang berusaha kabur meninggalkan basis militer mereka. Dalam operasi ini, mujahidin juga berhasil mendapatkan ghanimah (rampasan perang) yang banyak. (Azzammedia/infoduniamiliter )

Video: klik disini

Keturunan Indonesia di Filipina Bisa Seperti Rohingya


Di saat situasi nasional dihangatkan dengan berita tentang pengungsi Rohingya yang mencari suaka karena negara mereka tidak mengakui (hingga mereka menjadi stateless), publik lupa dengan nasib warga Indonesia di negera lain. Ada ribuan warga keturunan Indonesia yang tinggal dan menetap di wilayah Filipina Selatan memiliki potensi bernasib sama seperti Rohingnya.

Konsul Muda Staf Teknis Imigrasi KJRI Davao City, AA Majid mengungkapkan, kondisi mereka yang hidup pra-sejahtera dengan tingkat edukasi rendah, serta status belum jelas menyebabkan kerap diperlakukan sewenang-wenang dalam pemenuhan hak pelayanan masyarakat. Bahkan, mereka mengalami pengusiran/penggusuran dari tempat tinggal. 

"Mereka juga rentan terhadap eksploitasi pihak lain sehingga dimanfaatkan dalam kejahatan lintas negara (transnational crime), seperti perdagangan manusia, arms and drug smuggling, terorisme, serta yang sedang juga hangat dibicarakan, pelaku illegal fishing di perairan bitung dan sekitarnya," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2015).

Dia menuturkan, saat ini pemerintah Filipina sedang menggalakkan pendataan besar-besaran terhadap warga keturunan Indonesia (Persons on Indonesian Descent/PID) yang telah lama tinggal dan menetap di wilayah Filipina bagian selatan. 

Kondisi mereka yang tinggal secara illegal, serta dengan status yang masih tidak jelas menyebabkan warga keturunan Indonesia ini berpotensi menjadi orang-orang tanpa kewarganegaraan (stateless) jika tidak segera ada kebijakan yang jelas dan tegas (decisive) dari kedua negara, Indonesia dan Filipina.  (Sindo/infoduniamiliter )

IS Gelar Latihan Perang di Provinsi Al-Jazirah

Kantor Media wilayah Al Jazirah merilis video tentang pelatihan (Mu’askar) bagi para tentara Khilafah dalam rangka mengimplementasikan perintah Allah untuk melakukan persiapan menghadapi musuh. (azzammedia /infoduniamiliter )
Video: klik disini




Milisi Syiah Bakar Pemuda Sunni


Para milisi Syiah di Irak membakar seorang pria hidup-hidup hingga tewas. Korban dituduh sebagai anggota IS.

Aksi itu direkam dan telah disebar di media sosial. Para milisi Syiah yang menyebarkan video itu menyertakan tanda pagar atau tagar “membakar pemuda Sunni”.

Eksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup itu mengingatkan eksekusi Negara Islam (IS) terhadap pilot pesawat tempur Yordania, Mouath al-Kasaesbeh sebagai balasan karena telah membom banyak warga IS. Pilot yang ditangkap IS itu dibakar di sebuah kerangkeng dan direkam.

Menurut Daily Mail, semalam (1/6/2015), kelompok milisi Syiah yang membakar pria di Irak itu mengklaim sebagai anggota Brigade Imam Ali, salah satu dari kelompok yang membentuk al-Hashd al-Shaabi atau Unit Mobilisasi Rakyat.

Para milisi tersebut di hadapan kamera mengejek orang-orang yang menjadi pendukung IS. Rekaman itu menunjukkan korban diikat di kaki dan tangannya dengan pososi tergangung di atas kobaran api. Namun, korban masih sempat bergerak yang menunjukkan dia dibakar hidup-hidup.

Aksi itu menambah kemarahan sunni kepada penganut aliran sesat syiah di Irak yang saat ini didukung AS dan Iran.
(mas/sindo/infoduniamiliter )

IS Sergap Pos Militer Suriah antara Raqqah dan Salimah


Tentara Khilafah / Islamic State melakukan penyergapan pada sebuah pos militer milik Nushairiy yang menghubungkan antara kota Raqqah dengan Salimah.

Banyak tentara Nushairiy yang terbunuh, dan sisanya lari kabur menghindari sergapan mujahidin, meninggalkan persenjataan sebagai rampasan perang bagi mujahidin. (Azzammedia /infoduniamiliter )
⬆
Top