Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Keok Lawan IS, Militan Yazidi Bantai Warga Sunni

Milisi Yazidi membunuh 21 warga Arab Sunni di Irak sebagai pelampiasan kekalhan melawan militer IS. Amnesty International menyatakan serangan balas dendam milisi Yaizidi itu berlangsung sejak Januari 2015.

Serangan milisi Yazidi berlangsung di Jiri dan Sibaya, dua desa yang dihuni komunitas Arab Sunni di wilayah Sinjar, Irak utara.

”Hampir tidak satu rumah yang terhindar. Setengah dari mereka yang tewas adalah laki-laki dan perempuan dan anak-anak  cacat,” kata Amnesty dalam sebuah laporan, Rabu (10/6/2015). Kelompok itu mencatat, sekitar 40 orang diculik dan 17 di antaranya masih hilang.

Para saksi mata yang berbicara kepada Amnesty mengatakan seorang ayah kehilangan dua putranya yang berusia 15 dan 20 tahun dalam serangan milisi Yazidi. Ada juga anak 12 tahun yang ditembak empat kali dari belakang tapi masih selamat.

”Kita tidak bisa membayangkan para penyerang akan menargetkan orangtua dan orang sakit, tetapi itu mereka lakukan,” kata salah satu saksi mata yang identitasnya dilindungi Amnesty. Saksi itu kehilangan ayahnya yang berusia 66 tahun karena ditembak mati ketika berada di kursi rodanya.
  
”Hal ini sangat mengganggu untuk melihat anggota komunitas Yazidi, yang telah menderita begitu banyak kekalahan di tangan IS, sekarang mereka melakukan kejahatan brutal yang seperti itu,” kata Donatella Rovera, pensihat senior Amnesty, seperti dilansir Daily Mail.
(mas/sindo/infoduniamiliter )

Serangan Kilat IS Hancurkan 3 Pos Militer Syiah

Tentara Islamic State di wilayah Damaskus pada Selasa (22 Sya’ban) melancarkan serangan terhadap tiga pos checkpoint Rofidhoh, dua diantaranya dikawal oleh pasukan Nushairiyyah dan sisanya dijaga Milisi Syiah Hizbullat.
Ketiga pos tersebut adalah Hajiz Qal’at al Madbah, Juusiyyah, dan Jabb al Jarrad, yang terletak di pegunungan Qolamun bagian Barat, berdekatan dengan perbatasan Suriah-Lebanon.
Laporan lapangan yang dikumpulkan reporter Azzam Media menyebutkan, puluhan tentara syiah tewas terbunuh dalam operasi penyerangan kilat tersebut. [kholid/fudhail/azzammedia /infoduniamiliter ]

Inggris Cegat Pesawat Tempur Rusia

Angkatan Udara Inggris mengirim beberapa pesawat jet tempur Thyphoon untuk mencegat dan menantang dua pesawat tak dikenal milik Rusia di atas Laut Baltik. 

Aksi sejumlah pesawat jet tempur Inggris kemarin itu diklaim sebagai misi militer NATO. Ketika pesawat-pesawat jet tempur Inggris bergegas ke lokasi, ada dua pesawat angkut Rusia tipe An-26 Curl. 

Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengkonfirmasi aksi pesawat-pesawat jet tempur Inggris itu. ”Terkait pencegatan terhadap pesawat militer Rusia oleh pesawat jet Typhoon, kami menggarisbawahi komitmen kami untuk NATO dan keamanan wilayah Baltik,” kata Fallon, seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (10/6/2015).

Inggris tercatat sudah mengitim empat pesawat jet tempur Thyphoon ke Estonia sejak bulan lalu sebagai bagian dari misi NATO untuk meningkatkan pertahanan di kawasan Baltik menyusul pecahnya krisis di Ukraina timur. NATO menuding Rusia mendukung separatis di Ukraina timur, meski berkali-kali dibantah Kremlin. (Baca juga: Obama Sebut Agresi Rusia Jadi Masalah bagi Putin)

Aksi pencegatan dua pesawat Rusia oleh pesawat jet tempur Inggris terjadi di tengah memanasnya hubungan Rusia dengan negara-negara Baarat. Para pemimpin negara-negara Barat dalam forum G-7 di Jerman telah kompak menyudutkan Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan mengancam akan terus menjatuhkan sanksi pada Rusia.

Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, kemarin berkomentar keras untuk Putin.”Apakah dia (Putin) terus merusak perekonomian negaranya dan terus membuat Rusia terisolasi demi mengejar ambisi mengembalikan kejayaan Kekaisaran Soviet?,” kata Obama.

”Atau apakah dia mengakui bahwa kebesaran Rusia tidak tergantung dengan melanggar integritas teritorial dan kedaulatan negara lain?,” lanjut Obama.
(mas/sindo/infoduniamiliter )

IS Tewaskan Pemimpin Dewan Shohawat Irak

Najm Sayf, pimpinan tertinggi milisi Dewan Shohawat Iraq untuk kawasan selatan Baghdad tewas terbunuh akibat serangan Islamic State baru-baru ini di mantiqoh Mahmudiyyah.
Dilansir dari pernyataan Kantor Berita setempat pada Selasa (22 Sya’ban), ranjau improvisasi IED yang dipasang Mujahidin IS menghajar mobil yang ditumpangi Najm Sayf, menghantarkannya ke alam baka.
Sebagai catatan, Dewan Shohawat Iraq merupakan milisi buatan Amerika Serikat yang terdiri dari kabilah-kabilah suku lokal, dengan tujuan mengawal kekuasaan rezim Rofidhoh Shofawi Iraq dan mencegah kebangkitan Mujahidin pun Ahlus Sunnah di negeri dua aliran sungai tersebut. [fudhail/azzammedia /infoduniamiliter ]

Kamp Militer IS Wisuda Petempur Baru di Kirkuk

Kamp Militer yang bernama Syaikh Abu Mush’ab az Zarqowiy di wilayah Kirkuk, mewisuda generasi baru Tebtara Islamic State untuk angkatan yang kelima. Berikut reportase foto dari momen kelulusan Mujahidin baru tersebut, sebagaimana yang diabadikan oleh kamera-kamera kantor berita setempat. (Azzammedia /infoduniamiliter )









Otoritas Yahudi Bunuh Warga Sipil Palestina di Pengungsian

Seorang pemuda Palestina di kamp pengungsi Jenin dilaporkan tewas tertembus peluru tajam setelah tentara Zionis menyerbu kamp tersebut pada Rabu (10/06) pagi waktu setempat.
Seperti dilansir kantor berita Reuters dari sumber medis mengatakan bahwa pemuda bernama Izzuddin Abu Gharrah tewas ditempat setelah dadanya tertembus timah panas yang ditembakan tentara Zionis Israel.
Sementara itu saksi mata ditempat kejadian mengatakan, “Tentara Zionis Israel tiba-tiba menyerbu kamp pengungsian Jenin pada Rabu fajar, dan kemudian melepaskan sejumlah tembakan kea rah rumah penduduk tanpa adanya konfrontasi sebelumnya.”
Perlu diketahui bahwa ini adalah penyerbuan kedua kalinya secara berturut-turut yang dilakukan tentara Zionis Israel di wilayah Tepi Barat, setelah pada hari Selasa (09/06) pagi menjadikan 3 desa di selatan Jenin sebagai target latihan militer yang mereka gelar sejak awal pekan lalu. (Alarabiya/Ram/eramuslim /infoduniamiliter)

IS Makin Meluas, Kuasai Kota Jazl Barat Palmyra

Islamic State provinsi Homs mengumumkan kontrol penuh atas Jazl, di barat kota Tadmur atau Palmyra. Sedikitnya 20 tentara Nushairiy tewas terbunuh dalam serangan ofensif IS selama dua hari memperebutkan kawasan tersebut.
Berdasarkan penuturan reporter Azzam Media, penaklukan kota kecil tersebut memiliki nilai strategis penting, dimana letaknya yang berada di areal pegunungan dan dataran tinggi itu menghadap langsung ke arah kompleks Kilang Minyak Jazl, fasilitas produksi minyak paling produktif dan kaya sumber daya di wilayah Homs.
Sekitar 60% teritorial fasilitas tambang minyak sudah jatuh dalam genggaman Mujahidin, sedangkan sisanya masih diduduki oleh pasukan Nushairiyyah.
Bala tentara rezim Nushairiyyah dari elemen Brigade ke-67 disokong oleh Divisi Tank ke-18 baru-baru ini berusaha memukul mundur serangan IS di sejumlah titik yang mengitari kawasan kota, namun berhasil digagalkan, dimana pasukan Nushairiy lari mundur ke daratan Jihar di barat daya Jazl.
Mujahidin memperoleh banyak rampasan persenjataan berat dalam pertempuran tersebut, diantaranya dua unit Tank tipe T Russia, berikut rudal-rudal amunisinya, dan sejumlah roket anti tank ATGM Kornet, dilansir dari laporan resmi Maktab I’lamiy wilayah Homs, Selasa (22 Sya’ban) kemarin.[shuhayb/kholid/azzammedia /infoduniamiliter)
⬆
Top