Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

IS Berusaha Pertahankan Fallujah ditengah Gempuran Koalisi Syiah


Islamic State di kota Fallujah saat ini menghadapi serbuan dari pemerintahan syiah Irak dan dibantu oleh milisi-milisi syiah. Fallujah adalah kota bersejarah atas perlawanan pendudukan AS atas Irak, dulu pernah hancur lebur oleh serangan AS. Namun 2 tahun terakhir kota ini membaik setelah dikuasai oleh IS. 

Dan akhirnya kini pemerintahan syiah yang dibentuk AS di Irak akan menghancurkan kota ini sekali lagi, dibantu oleh serangan udara AS. Islamic State tidak gentar menghadapi serbuan ini dan menghadapinya tanpa takut akan kematian.

Berikut foto-foto Liputan pertempuran terkini dari wilayah Fallujah, tepatnya di Barat Laut Fallujah. (Fallujah/kabarduniamiliter)


Warga Jepang Kesal Tentara AS Sering Buat Onar

Tokyo - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan berkunjung ke Jepang, pekan ini. Perdana Menteri Shinzo Abe menyatakan hendak mendorong tindakan tegas dari Obama soal maraknya tindak pidana oleh tentara AS yang ditugaskan di Pulau Okinawa.

Pekan lalu, kepolisian Okinawa menangkap mantan personel Marinir AS terkait kematian mencurigakan seorang wanita berusia 20 tahun asal Okinawa, yang dilaporkan hilang sejak April lalu. Wanita muda itu diyakini telah diperkosa dan dibunuh.

Pulau Okinawa sempat menjadi lokasi pertempuran saat Perang Dunia II, namun kini dianggap sebagai wilayah yang strategis di kawasan Asia-Pasifik. Pulau itu menjadi lokasi pangkalan militer AS di Jepang, dengan lebih dari separuh dari total 47 ribu tentara AS yang ada di Jepang, ditempatkan di Okinawa. Sebagai simbolis penjajahan AS pada jepang paska kekalahan jepang pada Perang Dunia.

Namun sayangnya, aliansi yang kuat antara rezim Jepang dengan AS dinodai oleh kasus pemerkosaan, penyerangan dan kecelakaan tabrak-lari yang melibatkan personel militer AS juga warga sipil AS yang bekerja untuk militer AS. Bahkan kasus semacam ini memicu protes warga lokal.

Disampaikan kepolisian Okinawa, seperti dilansir AFP, Senin (23/5/2016), warga AS yang bekerja di Pangkalan Udara Kadena, Kenneth Franklin Shinzato, ditangkap atas tudingan membuang jasad wanita. Kasus itu memicu perhatian pemerintah Jepang.

"Perdana Menteri Abe mengatakan, tindak kriminal rendah seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi dan bahwa beliau merasa marah," ucap juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, kepada wartawan setempat.

"Perdana Menteri mengatakan beliau akan menyampaikan sentimen rakyat Jepang kepada Presiden Obama dan mendorong langkah tegas dari Washington (pemerintah AS)," imbuhnya, sembari menyinggung pertemuan PM Abe dengan Gubernur Okinawa Takeshi Onaga, awal pekan ini. Namun rezim Jepang sepertinya tidak punya kuasa apa-apa terkait penempatan puluhan ribu tentara AS tersebut. Jepang telah memang tidak memiliki kedaulatan terkait hal ini, kasihan. (Detik/kabarduniamiliter)

17 Tentara Irak Tewas Terkena Bom IS

Islamic State mengklaim telah menewaskan 17 Tentara Irak dalam operasi bom martir di dekat distrik Haditsa. Saat ini perang antara rezim syiah Irak dan Islamic State yang sunni terus berlangsung terutama ketika rezim syiah yang dibantu AS dan Iran terus berusaha merebut wilayah IS. (Amaq/kabarduniamiliter)

Jendral AS Diam-diam Kunjungi Suriah

Menurut Votel, kunjungan tersebut membuatnya yakin bahwa melatih kekuatan lokal untuk melawan IS adalah pendekatan tepat.
Pemimpin militer AS untuk Timur Tengah diam-diam mengunjungi Suriah pada Sabtu (21/05), menurut pejabat berwenang.
Jenderal Joseph Votel, pemimpin Komando Pusat AS, menghabiskan 11 jam di Suriah utara.
Dia bertemu dengan penasihat militer AS dan pemimpin Kekuatan Demokratik Suriah (SDF) yang terdiri dari kekuatan pemberontak Kurdi dan Arab.
AS menginginkan kekuatan militer lokal untuk mengalahkan Negara Islam yang menguasai wilayah-wilayah di negara tersebut. Tentu saja hal ini akan membuat tidak ada korban jiwa tentara AS, dan mempersenjatai militan untuk melawan IS akan dirasa lebih murah.
Berbicara setelah kunjungan, Votel mengatakan bahwa melatih kekuatan lokal untuk melawan IS adalah pendekatan tepat.
Pertemuan dengan kelompok oposisi moderat dan militan kurdi membuatnya yakin kembali dapat mengalahkan IS, "Saya meninggalkan tempat ini dengan kepercayaan diri yang meningkat akan kemampuan mereka dan kemampuan kami mendukung mereka. Saya rasa cara ini bekerja dan berhasil dengan baik," katanya.
SDF terdiri dari 25.000 tentara Kurdi dan sekitar 5.000 pejuang Arab.
AS menginginkan ada peningkatan pejuang Arab dalam satuan tersebut.
Komandan Arab yang berbicara pada wartawan dalam kunjungan mengatakan bahwa mereka membutuhkan bantuan lebih.
Wakil Komandan SDF Qarhaman Hasan mengatakan bahwa dia menginginkan agar AS memberikan kendaraan bersenjata, senjata mesin, pelontar roket dan mortar.
Menurutnya, SDF kini hanya mengandalkan penyelundupan untuk mendapatkan senjata.
"Anda tak bisa mengelola kesatuan tentara dengan senjata selundupan," katanya. Senjata selundupan tersebut dirasa kurang jika digunakan untuk bertempur melawan IS. 
(nwk/detik/kabarduniamiliter)

Afghanistan Benarkan Tewasnya Amir Taliban

Afghanistan memastikan pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour tewas dalam serangan drone Amerika Serikat (AS).

"Pemimpin Taliban Akhtar Mansour telah tewas dalam serangan drone di Quetta, Pakistan pukul 16.30 waktu setempat kemarin. Mobilnya diserang di Dahl Bandin," demikian konfirmasi Chief Executive Afghanistan Abdullah Abdullah melalui twitternya seperti dilansir Reuters, Minggu (22/5/2016).

Badan intelijen Afghanistan juga mengkonfirmasi tewasnya Mullah Akhtar Mansour.

AS melancarkan serangan udara melalui drone ke daerah terpencil Pakistan di sepanjang batas Afghan. Pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour sebelumnya disebut kemungkinan tewas dalam serangan itu.

Sebelumnya, dilansir AFP, Minggu (22/5/2016), serangan itu telah mendapat persetujuan dari Presiden Barack Obama. Seorang laki-laki disebut tewas ketika bepergian menggunakan kendaraan ke arah barat daya kota Ahmad Wal.

Selain itu, AS mengklaim tidak ada penduduk sipil yang menjadi korban dalam serangan itu.

"Mansour merupakan target kami dan kemungkinan tewas (dalam serangan itu)," ujar pejabat berwenang yang tidak dikutip namanya, sebelum dikonfirmasi oleh pihak Afghanistan. Namun pihak Taliban menolak klaim ini. Pihak Taliban sebelumnya telah menyembunyikan kematian pemimpin mereka yaitu Mullah Umar, dan membuat banyak rekaman palsu atasnama beliau. (nwk/detik/kabarduniamiliter)

Jubir IS: Isi Ramadhan Ini dengan Perang

Pidato jubir Islamic State, Syeikh Abu Muhammad al Adnani berjudul "And those who lived [in faith] would live upon evidence" yang dirilis Kantor media Al Furqan Daulah Khilafah Islamiyyah (IS) tadi malam beredar. Juru bicara Khilafah mengajak seluruh kaum muslimin agar di bulan suci Ramadhan nanti melakukan penyerangan ke Amerika Serikat, Eropa, dan rezim Timur Tengah. Sebagai balasan atas terbunuhnya ribuan kaum muslimin di Islamic State oleh serangan koalisi.

Adnani pun meyakinkan umat Islam bahwa sekalipun Khilafah kehilangan Mosul, Sirte, atau Raqqa atau kota lainnya itu bukanlah sebuah kekalahan. Kekalahan adalah tidak adanya semangat jihad dan perlawanan di dada kaum muslimin. Hal tersebut menyikapi ancaman koalisi Salibis yang menyeru warga Raqqa untuk keluar dari kota Raqqa karena ibukota Khilafah itu akan dibumihanguskan. Selain itu, Adnani juga menyatakan bahwa salah satu panglima jihad Khilafah, Umar Al Shishani, yang dinyatakan meninggal oleh Pentagon beberapa pekan lalu, masih hidup. 

India Capai Rekor Panas 51 Derajat Celcius

Kota Rajasthan di India memecahkan rekor suhu terpanas mencapai 51C, yang tertinggi sejak catatan temperatur dimulai, jelas petugas Badan Meteorologi.
Rekor terbaru tercatat di Phalodi sebuah wilayah gurun ditengah gelombang panas yang terjadi di seluruh India.
Sebelumnya, rekor temperatur tertinggi mencapai 50,6C pada 1956.
Gelombang panas sebagian besar menerpa wilayah bagian utara India, di mana temperatur mencapau 40C selama sepekan.
Musim penghujan di India selalu ditandai dengan pekan-pekan yang panas dengan sinar matahari yang terik dan peningkatan panas, tetapi suhu panas sampai 50 derajat yang dapat mengancam jiwa jarang terjadi.
Warga frustasi
Rumor dan meme yang menunjukan rasa frustasi penduduk India tampak dalam media sosial.
Murari Lal Thanvi, seorang saksi mata di Phalodi, mengatakan kepada BBC dia harus berjuang untuk berada di luar ruangan pada Jumat lalu.
"Bahkan telepon seluler saya pun menyerah dan berhenti bekerja ketika saya berusaha mengambil foto hari ini," kata dia.
"Saya biasanya dapat menyalakan telepon seluler saya setelah meletakkan sebuah kain basah di atasnya sekitar 20-25 menit."
India
Warga yang bekerja di luar ruangan harus berjuang menahan panas.
Petugas Badan Meteorologi telah mengeluarkan peringatan "gelombang panas yang kuat" di sebagian besar wilayah utara dan barat India pada akhir pekan ini.
India mengumumkan sebuah gelombang panas dengan temperatur maksimal 45 derajat celsius, atau lima derajat lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Musim panas ini, gelombang panas disebutkan telah menyebabkan puluhan orang meninggal di wilayah selatan negara bagian Telangana dan Andhra Pradesh.
Gelombang panas ini diperkirakan akan berakhir saat musim hujan tiba, yang biasanya terjadi pertengahan Juni mendatang.
(nwk/detik/kabarduniamiliter)

Top