Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Terungkap, Militan Kurdi Pelaku Bom Mobil di Istanbul

Partai Pekerja Kurdi (PKK) terungkap sebagai dalang peledakan bom di Istanbul yang menewaskan 11 orang. PKK adalah organisasi terlarang karena telah melakukan pemberontakan di Turki. PKK memiliki sayap militer YPG yang bergerak di Suriah. Anehnya, barat menetapkan PKK sebagai teroris tapi barat mensuplai senjata pada YPG di Suriah. Senjata itu diharapkan barat digunakan untuk melawan Islamic State di Suriah, namun ternyata juga digunakan untuk meneror Turki yang merupakan sekuty barat. (Huriyet/kabarduniamiliter)

IS Afrika Barat Panen Rampasan Perang

IS provinsi afrika barat yang menguasai sebagian wilayah nigeria mendapatkan banyak rampasan senjata setelah menyerang markas militer dan polisi provinsi Yobe, Nigeria. Dalam foto-foto yang dirilis resmi oleh IS terlihat banyak senjata, amunisi, dan mobil. (Westifriqiah/kabarduniamiliter)

Penembakan di Israel Tewaskan 4 Orang

Dua orang bersenjata menembaki pembeli dan pengunjung di pasar Tel Aviv dan menewaskan 4 orang hari Rabu (8/6) malam.
Setidaknya dua orang bersenjata menembaki pembeli dan pengunjung di pasar hari Rabu (8/6) malam di dekat Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv, menewaskan tiga orang (sumber lain 4 orang) dan melukai sedikitnya enam lainnya.
Polisi Israel menyebutnya sebagai serangan teroris dan menyisir daerah itu untuk mencari adanya kemungkinan bom yang ditanam.
Polisi mengatakan, dua laki-laki bersenjata itu berhasil "dilumpuhkan" dengan satu tembakan.
Serangan Rabu itu dilakukan di pasar Sarona di pusat Tel Aviv, tempat populer untuk berkumpul, berbelanja dan makan. (Voa/kabarduniamiliter)

Rusia Tidak Sengaja Jatuhkan Bom ke Pasukan Assad

Sial benar nasib tentara loyalis diktator Bashar Assad. Mereka berperang melawan IS di darat dan dibantu oleh Rusia dari pesawat tempur. Sialnya Rusia malah salah posisi dalam menjatuhkan bom, Rusia malah mengebom pasukan Assad. Entah karena salah lihat atau karna 'faktor yang lain'. Hal seperi ini sering sekali terjadi di Suriah. (Amaq/kabarduniamiliter)

Hilary Clinton Menangkan Pemilihan Bakal Calon Presiden dari Demokrat

New York - Hillary Clinton menyatakan diri sebagai calon presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat (AS), setelah memenangi pemilihan awal di negara bagian New Jersey. Hillary semakin mendekati gelar pencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjadi capres AS.

"Terima kasih kepada Anda semua, kita telah mencetak sejarah. Kami semua berutang besar kepada Anda semua yang hadir," ucap Hillary Clinton saat menyampaikan pidato kemenangannya saat berkumpul bersama pendukungnya di New York, seperti dilansir Reuters, Rabu (8/6/2016).

Hillary (68) menyampaikan pidatonya sesaat setelah mengalahkan pesaing terberatnya Bernie Sanders dalam pemilihan awal di New Jersey yang digelar Selasa (7/6) malam waktu setempat. New Jersey merupakan salah satu dari enam negara bagian yang menggelar pemilihan awal, pekan ini. Penghitungan CNN menyebut, Hillary berhasil meraup 63,3 persen suara melawan Sanders yang hanya memperoleh 36,7 persen suara.

"Untuk setiap gadis kecil yang bermimpi besar: Iya, kalian bisa menjadi apapun yang kalian inginkan -- bahkan menjadi presiden. Malam ini untuk kalian semua," tulis Hillary dalam akun Twitternya, usai mengklaim kemenangan di New Jersey.


Sementara dari lawan partainya ada Donald Trump yang diprediksi akan bersaing dengan Hilary. Presiden AS mendatang bisa jadi Hilary Clinton yang merupakan wanita dengan segala sifatnya khasnya, atau jika tidak maka presidennya adalah Donald Trump yang memiliki sifat tempramen dan dibenci masyarakat dunia. (Detik/kabarduniamiliter)

Serangan Bom IS Mulai Guncang Karbala

Kota Karbala yang merupakan kota suci bagi agama syiah diguncang bom hari selasa kemarin (7/6/2016). Islamic State (IS) menyatakan sebagai pelaku peledakan ini. Kota ini sangat dijaga oleh tentara dan milisi syiah Irak sehingga akses menuju kesana sangat sulit, terlebih kota ini dihuni oleh mayoritas syiah. 

Kota yang dihuni mayoritas penduduk Syiah ini sedianya terbilang jarang diguncang serangan bom, terutama dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Namun kemarin. penduduk di kota ini digegerkan serangan bom dengan menggunakan mobil yang menewaskan tiga orang, pada Selasa, 7 Juni 2016 waktu setempat. (Atjehcyber/kabarduniamiliter)

Sama-sama Serang Raqqah, AS Mengaku Tak Kerjasama dengan Rusia


Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon menuturkan, mereka tidak melakukan kerjasama dalam melakukan serangan terhadap basis teroris di Suriah, walaupun pasukan yang didukung AS atau Rusia melakukan serangan bersama di Suriah.

Pasukan Kurdi Suriah yang didukung AS, sementara pasukan pemerintah Suriah yang didukung oleh Rusia, saat ini diketahui tengah berusaha bersama-sama untuk bisa masuk ke Raqqa, kota terbesar di Suriah yang dikuasi oleh Islamic State (IS).

"Dalam hal koordinasi langsung (dengan Rusia) mengenai kegiatan di lapangan, hal itu tidak terjadi," kata sekretaris pers Pentagon Peter Cook dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (7/6).

Dirinya menuturkan, sejauh ini koordinasi antara AS dan Rusia hanya terbatas pada koordinasi untuk memastikan pesawat tempur kedua negara tidak saling bertabrakan atau terlibat konflik di langit Suriah.

"Kami tidak melihat (koordinasi dengan Rusia) sebagai masalah sekarang. Namun, jika hal itu menjadi salah satu masalah di masa depan, saya yakin kami akan bisa mengatasi hal tersebut," sambungnya. (Atjehcyber/kabarduniamiliter)

Top