Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

IS Masuki Gerbang Timur Kota Hasakah, Bebaskan Sebagian Besar Wilayah

Setelah berhasil memotong jalur suplai logistik militer rezim Nushairiyyah di kota Hasakah dengan Markas Resimen artilleri ke-123 di Jabal Kawkab, Tentara IS memasuki gerbang timur ibukota provinsi tersebut, dan membebaskan sebagian besar distrik.
“Ikhwah Mujahidin melancarkan serangan kejutan yang berhasil menghancurkan lini pertahanan timur kota Hasakah, kemudian memasuki gerbang kota dan hingga kabar ini diturunkan berhasil membebaskan sebagian besar distrik timur kota,” reporter Azzam Media melaporkan pada Sabtu (10 Romadhon).
Junud Daulah Islamiyyah kini mengontrol penuh pos checkpoint al Makanah dan kompleks industri al Ghozal di distrik timur kota Hasakah, dan terus menekan pertahanan pasukan rezim Nushairiyyah menuju pusat kota, baik dari arah timur, tenggara maupun barat.
“Rezim Nushairiy kian terdesak, kami meminta bantuan dari kaum muslimin beruapa do’a agar kota pusat Hasakah segera takluk dan dibebaskan sepenuhnya kembali ke genggaman kaum muslimin,” imbuhnya.
Bantu persenjatai Mujahidin dengan untaian do’a kalian yang sholih! [battar/fudhail/azzammedia/infoduniamiliter]

Link:  http://bit.ly/1LOiEkB

Mengapa Setelah Sahur Jangan Tidur Lagi?

Saat bulan puasa, orang akan bangun tidur beberapa jam lebih awal dari biasanya untuk makan sahur. Setelah sahur dan salat subuh, banyak orang yang langsung tidur kembali. 

Namun, langsung tidur setelah sahur tidak baik bagi kesehatan. Praktisi Gizi Klinik dan Olahraga, Rita Ramayulis SCN, M.Kes mengungkapkan, makanan yang baru masuk ke dalam tubuh harus dicerna terlebih dahulu. Jika langsung tidur, sistem pencernaan tidak akan bekerja dengan baik.

"Kalau kita langsung tidur, oksigen berpindah ke lambung semua. Kita bawa tidur semakin tidak bisa lambung bekerja dengan cepat. Oksigen di otak juga jadi berkurang," terang Rita dalam acara Sequis di Jakarta, Jumat (27/6/2015).

Akibatnya, saat bangun tidur perut terasa penuh, sakit perut, juga pusing. Selain itu, makanan yang belum dicerna bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan ketika dalam posisi tidur.

Rita menjelaskan, makanan seperti karbohidrat akan dicerna selama dua jam. Maka, setelah itu isi di lambung telah berkurang. Sementara itu, protein butuh waktu tiga jam dan lemak selama empat jam untuk bisa dicerna dalam tubuh.

"Jadi minimal setelah dua jam baru tidur lagi. Saat itu isi lambung sudah berkurang," imbuh Rita.

Bagaimana jika tidur dilakukan dengan posisi duduk? Menurut Rita, hal ini juga akan menghambat kerja lambung setelah makan. Saat tidur, semua organ tubuh pun beristirahat. Bahkan, menurut Rita, ketika seseorang sahur dalam porsi makan yang cukup banyak, sebaiknya tidak tidur lagi setelah sahur. (Kompas/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1KlNC6k

Hari Ketiga Penyerangan di Pusat Kobani, IS Kuasai Dua Pedesaan Barat


Mujahidin Islamic State di provinsi Halab (Aleppo), pada Jum’at malam (10 Romadhon) berhasil menaklukkan dua kawasan pedesaan di utara Suriah, bersamaan dengan masuknya hari ketiga serangan pasukan khusus Tentara Khilafah di pusat kota Kobani atau ‘Aynul Islam.
“Ikhwah Mujahidin berhasil menguasai kawasan baru di pinggiran barat dan selatan ‘Aynul Islam, di desa Syuyukh Fawqoni dan Syuyukh Tahtani dari tangan militan PKK,” demikian bunyi laporan yang sampai ke meja redaksi Azzam Media.
“Berdasarkan laporan Intelijen Islamic State yang masuk, keberhasilan Mujahidin dalam menaklukkan dua pedesaan ini datang pasca kegoncangan yang melanda PKK akibat serangan tiba-tiba yang mengejutkan para Murtaddin tersebut tepat di jatung kekuataan mereka di kota ‘Aynul Islam,” imbuhnya.
Penyerbuan di pusat kota Kobani tersebut kini tengah memasuki hari ketiga, sejauh ini telah menewaskan ratusan anggota paramiliter komunis PKK, dan Mujahidin menduduki sejumlah posisi vital dan strategis. [fudhail/azzammedia/infoduniamiliter]

Link: http://bit.ly/1fWYE5n

2500 Turis Inggris Kabur dari Tunisia


Insiden penembakan yang terjadi di Tunisia, mengincar wisatawan asing khususnya warga Inggris. Akibatnya, wisatawan Inggris memutuskan untuk meninggalkan Tunisia.


Insiden yang menewaskan 40 orang itu, terjadi di di Hotel Riu Imperial Marhaba di Port El Kantaoui pada Jumat (26/6/2015).



Menurut Perdana Menteri Tunisia Habib Essid banyak dari warga asing yang tewas berasal dari Inggris. Eksodus warga Inggris dari Tunisia pun dimulai.



Biro wisata Thomson and First Choice mengirimkan 10 pesawat untuk mengevakuasi warga Inggris dari Tunisia. Diperkirakan jumlah mereka bisa mencapai 2.500 orang wisatawan yang harus diselamatkan.



"Kami mengucapkan simpati terdalam kepada keluarga dan rekan koran yang terkena imbas serangan ini. Tim bantuan khusus sudah tiba di Tunisia untuk membantu konsumen kami," ujar pihak Thomson, seperti dikutip Reuters, Sabtu (27/6/2015).



Menurut pihak Thomson, seluruh pelanggannya bisa mengubah pesanan ke Tunisia hingga 24 Juli 2015 mendatang.



Saksi mata menyebutkan fakta mengerikan dalam insiden tersebut. Mereka menyebutkan pelaku sengaja memilih target wisatawan asing dalam melakukan aksinya, sebagai balasan atas kebijakan pemerintahan mereka yang terus melakukan pembantaian di berbagai negri muslim.



Pelaku tampak tertawa serta melontarkan lelucon ketika memilih korbannya. Pelaku bahagia karena telah membalaskan sebagian dari kesakitan saudara-saudara mereka yang dibantai di Irak dan Afghanistan. Islamic State (IS) mengaku bertanggungjawab dalam kejadian ini dan memberikan pujian bagi pelaku.
(FJR /metrotv/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1HoC55H

IS Ambil Alih Kontrol Markas Bareskrim Rezim Assad Cabang Kota Hasakah

Sabtu (10 Romadhon), memasuki hari ketiga kecamuk pertempuran di kota pusat Hasakah dengan nama sandi operasi ‘Ghozwah Abu Sahil al Urduni’, Mujahidin Islamic State berhasil mengambil alih kontrol atas markas Badan Reserse Kriminal rezim Nushairiyyah.
“Dimulai dengan serangan istisyhadiyyah, tentara Khilafah berhasil menduduki kantor Bareskrim rezim, dan kompleks pemukiman al Laylah dimana markas tersebut berlokasi,” reporter Azzam Media menuturkan.
“Sekitar 20-an Tentara dan Perwira Militer Nushairiy tewas terbunuh, sebagaimana pernyataan yang keluar dari media pro rezim sendiri,” imbuhnya.
Operasi penyerbuan tersebut terjadi bersamaan saat tentara IS melancarkan serangan terhadap posisi rezim Nushairiyyah di Penjara Pusat Hasakah tanpa henti.[battar/fudhail/azzammedia/infoduniamiliter]

Link:  http://bit.ly/1GTghvD

Pesawat Kuwait Mendarat Darurat di Inggris


Pesawat Kuwait Airways mendarat darurat di London, Inggris, setelah seorang penumpang perempuan dilaporkan jatuh sakit.


Pesawat dengan nomor penerbangan 118 itu, mengirim sinyal dari saat berada di atas wilayah udara Eropa. Pesawat Boeing 777 itu lepas landas dari New York, Amerika Serikat (AS) dengan tujuan Kuwait.



Berdasarkan data pelacak, pesawat itu bergerak langsung menuju Inggris. Pada akhirnya pesawat itu mendarat di Bandara Internasional Heathrow pada pukul 9.10 pagi waktu setempat.



Hanya ada satu penumpang yang diturunkan dari pesawat. Namun laporan menyebutkan ada enam penumpang yang terindikasi keracunan makanan.



"Kami menerima laporan ada penumpang yang tidak sehat dalam penerbangan dari New York ke Kuwait," ujar pihak medis, seperti dikutipTelegraph, Sabtu (27/6/2015).



"Pesawat kemudian mendarat di Heathrow dan kami mengirim ambulans. Satu perempuan kami rawat dan dibawa ke Rumah Sakit Hillingdon," lanjutnya.



Pendaratan darurat ini terjadi satu hari setelah ISIS mengebom sebuah masjid di Kuwait. Insiden itu menyebabkan 27 orang tewas.
  
(FJR /metrotv/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1HoBWPO

IS Berhasil Potong Jalur Logistik Pasukan Assad di Aleppo

Islamic State pada Jum’at malam (10 Romadhon) mengumumkan kemenangan atas operasi memotong jalur suplai logistik utama militer Nushairiy di jalan protokol Hamah-Aleppo.
Penguasaan atas rute suplai penting yang menghubungkan teritorial kekuasaan rezim Nushairiy di selatan dengan utara Suriah tersebut pasca keberhasilan tentara Khilafah menaklukkan empat pos checkpoint yang merintangi jalan antara Salamiyyeh di Hamah timur dan Khonassir di Halab selatan.
“Ikhwah Mujahidin mengambil alih kontrol atas pos hajiz Abul ‘Alj, Zakah, Tsaryan, dan Burj Taghtiyyah antara Salamiyyeh-Khonasser setelah penyerangan secara simultan menguras kekuatan musuh dengan taktik Hit ‘N Run,” reporter Azzam Media melaporkan.
Total sebanyak ratusan lebih Tentara Nushairiy dan pasukan loyalis rezim Bashar Assad tewas terbunuh. [shuhayb/fudhail/azzammedia/infoduniamiliter]

Alternatif Link:  http://bit.ly/1RHkENn

Top