Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Koalisi AS Hancurkan Pemukiman Sipil di Fallujah

Pemukiman warga negara Islamic State provinsi Fallujah di Al Bushjal dan As Sawalawiyyah, sebelah utara Fallujah, dibom pesawat tempur koalisi pimpinan AS. Puluhan rumah hancur karenanya Link sumber
Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/koalisi-as-hancurkan-pemukiman-sipil-di.html





IS Tembak Jatuh Helikopter Pemerintahan Boneka Irak

Unit pertahanan udara Islamic State wilayah Salahuddin berhasil menembak jatuh helikopter milik militer pemerintahan boneka Irak yang dibentuk AS dan hanya menguasa secuil tanah Irak. Pada kesempatan itu IS juga membunuh tentara yang ada disekitarnya dengan roket anti serangan udara dan artileri. Link sumber 

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/is-tembak-jatuh-helikopter-pemerintahan.html




Kecewa Konferensi Riyadh, Puluhan Pejuang Oposisi Gabung ke IS


Media lokal di Aleppo, Aleppo24, memberitakan pasca Konferensi Riyadh lebih kurang 44 orang pejuang yang berasal dari Ahrar Sham (22 orang), Jabhah Nusrah (8 orang), dan Jundu Al Aqsa (14 orang) menyatakan berbaiat pada Daulah Khilafah Islamiyyah atau yang lebih dikenal dalam bahasa inggris Islamic State. Mereka mendatangi pos jaga Khilafah di dekat Khanasir satu per satu. Hal ini bukan pertama kali terjadi di sekitar Aleppo, bulan lalu 27 orang dari Jundu al Aqsa dan Jabhah Nusrah bergabung dengan Khilafah IS. Link berita
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/kecewa-konferensi-riyadh-puluhan.html

Jabhah Nushrah Kecam Pertemuan Oposisi di Riyadh

Syeikh Abu Muhammad Jaulani pemimpin kelompok Jabhah Nushrah mengkritik oposisi Suriah yang hadir dalam konferensi Riyadh bahwa mereka tidak mengikuti perintah pemimpin mereka. Hal itu itu dia dampaikan ketika diwawancara Orient News TV. 

Dengan wajah diblurkan, Syeikh Jaulani pun menambahkan bahwa Jabhah Nusrah tidak ingin datang ke konferensi itu karena konferensi tersebut tidak dalam kepentingan rakyat Suriah. Baginya gencetan senjata adalah langkah awal untuk menyerah dan memberikan tempat bagi rezim Syiah Assad.

Pertemuan di riyadh sangat mengancam Jabhah Nushrah, sebab ada kesepakatan untuk mengusir pejuang asing dan pembolehan bombardir pada pihak yang tidak ikut pertemuan tersebut. Jaulani dulunya adalah tangan kanan Abu Bakar Albaghdadi, namun berkhianat dengan memisahkan diri ketika diutus ke Suriah. Celakanya, Jabhah nushrah tidak memiliki wilayah otonom di Suriah, JN masih tinggal bersama dengan kelompok oposisi lain. Kini Jaulani merasakan pahitnnya dikhianati teman-temannya yang dulunya ia sebut sebagai "mujahidin" namun ternyata hanya kumpulan shahawat "pengikut hawa nafsu".

 Link berita
http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/jabhah-nushrah-kecam-pertemuan-oposisi.html

Sebelum Waktu Shalat Jumat, Rusia Bom Masjid di Suriah

Pesawat tempur Rusia membom sebuah mesjid di kota Latakia sebelum warga melaksanakan shalat jumat. Sungguh biadab Rusia dan Koalisi AS yang sampai hari ini terus membantai umat islam di Suriah. 

Sayangnya masih banyak umat islam tertipu kedok Rusia dan AS yang seolah-olah mereka tidak memerangi Islam, mereka dusta! AS dan Rusia jelas memerangi islam, kecuali islam yang sesuai dengan kehendak mereka.(Syamtoday/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/sebelum-waktu-shalat-jumat-rusia-bom.html





IS Kembali Rebut Kota Mahin dan Huwarin plus Persenjataan Melimpah

Mujahidin Islamic State atau Khilafah akhirnya berhasil merebut kembali kota Mahin dan Huwarin  pada kamis lalu. Video dokumentasi  setelah kedua kota tersebut dikuasai  dirilis oleh Mujahidin IS / Khilafah Islamiyyah wilayah Damaskus. Link Video
Banyak ghanimah (rampasan peran didapatkan mujahidin IS / Khilafah Islamiyyah wilayah Damaskus pasca pembebasan Mahin ini. (Syamtoday/infoduniamiliter)

Link:   http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/is-kembali-rebut-kota-mahin-dan-huwarin.html





Menlu AS Puas Dengan Pertemuan Pemberontak Suriah di Riyadh

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan pertemuan kelompok-kelompok pemberontak Suriah di Arab Saudi tampaknya akan “sangat konstruktif,” tetapi terlalu dini untuk menjadwalkan babak baru pembicaraan perdamaian.
Kerry mengemukakan pernyataan itu hari Kamis (10/12) di sela-sela konferensi iklim PBB di Paris.
“Kami merencanakan suatu pertemuan di New York,” kata Kerry kepada wartawan. “Ini belum pasti, tetapi pertemuan di Arab Saudi tampaknya sangat konstruktif sekarang ini, dan kita perlu menunggu hasil konferensi tersebut.” Akan tetapi Kerry menilai semua orang bergerak dalam arah yang mereka kehendaki agar dapat segera mencoba mengupayakan proses politik dan menerapkannya dengan bantuan PBB.
Kelompok-kelompok oposisi Suriah yang bertemu di Riyadh sedang berupaya membentuk satu kubu yang bersatu sebelum pembicaraan perdamaian yang direncanakan berlangsung dengan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Pertemuan yang akan berlangsung hingga Jumat itu diikuti wakil-wakil dari Koalisi Nasional Suriah yang didukung Barat dan bahkan beberapa kelompok pemberontak berlabel Islamis tapi pro demokrasi.
Suatu rencana perdamaian yang disepakati bulan lalu oleh 20 negara yang bertemu di Wina menetapkan tenggat 1 Januari bagi dimulainya pembicaraan antara kelompok-kelompok pemberontak dan pemerintah Assad. [gp/voa/infoduniamiliter]
Link:  http://www.infoduniamiliter.com/2015/12/menlu-as-puas-dengan-pertemuan.html

Top