Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Anggota Tim Pencari Fakta Balitbang Kemenag, KH Shohibul Faroji mengungkapkan bahwa diduga kuat dana korupsi APBD sebesar Rp 635 milyar mengalir ke Gereja Injili di Indonesia (GIDI).

Hal itu disampaikan oleh KH Shohibul Faroji saat membeberkan bukti-bukti dokumen dugaan korupsi seberat 30 Kg.

“Jadi -ini hipotesa saya- dana ini banyak masuk ke GIDI, makanya GIDI mati-matian membela,” kata KH Shohibul Faroji kepada wartawan di kediamannya di daerah Jakarta Selatan, Ahad (2/8).

Bahkan, acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pemuda GIDI berskala internasional, 13-19 Juli 2015 yang berdampak pada pelarangan shalat Idul Fitri dan memakai jilbab itu, diduga dinai dari hasil korupsi.

“Acara KKR kemarin yang Rp 6 Milyar itu ya dari dana ini,” imbuhnya.

Menurut informasi yang didapat KH Shohibul Faroji, dari hasil korupsi tersebut juga banyak digunakan untuk melakukan kunjungan-kunjungan, termasuk ke Jerusalem, Israel.

“Mereka ini banyak melakukan kunjungan-kunjungan, jadi Bupati ini selama tiga tahun tidak ada di Tolikara; di Jakarta, di luar negeri,” tuturnya.

Untuk diketahui, anggota Tim Pencari Fakta dari Kementerian Agama (Kemenag), KH Shohibul Faroji MA mengungkap data mencengangkan terkait kasus dugaan korupsi dana APBD yang melibatkan Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo.

Jumlahnya sangat fantastis untuk seorang Bupati, besarnya dana yang diduga hasil korupsi mencapai Rp 635 milyar.

Tak tanggung-tanggung, dokumen temuan tim pencari fakta Kemenag tersebut cukup banyak, hingga beratnya diperkirakan mencapai 20-30 Kg.(rz/panjimas)

Sebarkan Bung!

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Post Comment

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top