Tajuk

Lokal

Islam

Barat

Timur

Like Us

Sejarah

Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan Iran dan Turki harus kerjasama untuk memerangi Khilafah / IS. Seruan Rouhani itu dia sampaikan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan melalui telepon, Rabu malam.

“Kedua negara harus membuat rencana dan solusi praktis bersama, dengan bantuan masing-masing, untuk mencabut terorisme di wilayah itu,” kata Rouhani kepada Erdogan melalui telepon, seperti dikutip kantor berita IRNA, Kamis (6/8/2015).

”Sebuah konsolidasi dan perluasan hubungan antara Tehran dan Ankara adalah sangat penting bagi kami,” lanjut Rouhani.

Hampir setahun setelah koalisi internasional yang dipimpinan Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap Negara Islam (IS), Turki baru mulai meluncurkan serangan yang diklaim ditujukan pada IS di Suriah dan militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Irak utara.

Serangan Turki dimulai dua pekan lalu, setelah serangkaian serangan terjadi di Turki, termasuk serangan bom bunuh diri yang dituduhkan dilakukan IS, namun ternyata dilakukan oleh militan PKK.

Turki memerangi militan PKK dengan alasan, kelompok itu telah melakukan beberapa serangan, termasuk dua serangan terhadap kereta api yang melaju dari Teheran ke Ankara.

Sementara itu, Presiden Suriah, Bashar al-Assad, yang merupakan sekutu Iran telah mendesak Turki untuk menghormati kedaulatan Suriah ketika melakukan pemboman terhadap basis-basis IS. Sementara Turki ingin menjatuhkan diktator Assad. Baik pihak Turki, Iran, AS, dan Kerajaan-kerajaan Arab memiliki tujuan sama memerangi IS namun kepentingan mereka berbeda. 
(mas/sindo/infoduniamiliter)

Link:  http://bit.ly/1KTBGqj

Sebarkan Bung!

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Post Comment

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top